Untuk waktu yang lama, hanya ada satu cara melihat Seoul dari atas air: pelayaran malam dengan bufet, rute melingkar yang tetap, dan harga tiket puluhan ribu won. Itu jenis kegiatan yang masuk ke itinerary, bukan bagian dari keseharian.

Sekarang ada kapal seharga ₩3,000. Namanya bukan cruise — kota ini menyebutnya Hangang Bus. Kamu tempelkan kartu transit lalu melangkah naik. Diskon transfer dari subway ikut berlaku. Kamu boleh membawa sepeda. Kapalnya memuat 199 orang dan berlayar kira-kira sekali per jam naik-turun sungai. Ini bukan produk wisata — ini rute bus, di atas air.

Tentu saja, kapal takkan pernah mengalahkan kereta subway dalam menyeberangi kota. Yeouido ke Jamsil butuh 80 menit dengan kapal, 25 menit dengan subway. Kalau kamu naik dengan harapan berkomuter, kamu akan kecewa. Naiklah dengan harapan jalan-jalan santai ₩3,000 di atas sungai, dan tak ada yang menandinginya. Panduan ini untuk orang jenis kedua.

Jawaban singkatnya

  • Tidak pernah ada reservasi. Ambil nomor antrean di dermaga, tempelkan kartu transitmu, lalu jalan. Tarif dewasa sekali jalan: ₩3,000.
  • Yeouido adalah tempatmu berganti kapal. Rutenya terbagi jadi jalur timur (Yeouido–Jamsil) dan barat (Yeouido–Magok), jadi kamu harus turun dan transfer di sana.
  • Waktu terbaik adalah satu jam sebelum matahari terbenam. Menuju barat untuk mengejar senja, menuju timur untuk menonton Lotte World Tower menyala dari atas air.
₩3,000
Tarif dewasa sekali jalan (dengan diskon transfer)
8
Dermaga (Seoul Forest ditambahkan Juni 2026)
199 kursi
Per kapal · Kapal berangkat kira-kira tiap jam
80 menit
Yeouido → Jamsil (subway: 25 menit)

Apa Bedanya Hangang Bus dengan Pelayaran Sungai?

Perbedaan terbesarnya ada pada cara mendapatkan tiket. Pelayaran sungai dipesan jauh hari dengan jadwal tetap dan kursi bernomor. Hangang Bus bekerja seperti subway. Sistem reservasi sama sekali tidak ada — kamu datang ke dermaga, kamu naik, dan begitu tiba, kamu turun.

Perbedaan kedua adalah kamu benar-benar pergi ke suatu tempat. Pelayaran wisata kembali ke titik berangkatnya. Hangang Bus memungkinkanmu naik di Mangwon dan turun di Apgujeong. Ini cara menyeberangi sungai yang kebetulan pemandangan di luar jendelanya luar biasa. Moda transportasi yang agak ganjil.

Penggal sungai yang dilewati kapalnya

Rutenya membentang sekitar 29 km di sepanjang alur utama Sungai Han, dari Magok di barat — dekat Bandara Gimpo — sampai Jamsil di timur, di kaki Lotte World Tower. Di antaranya ada dermaga Mangwon, Yeouido, Apgujeong, Oksu, Seoul Forest, dan Ttukseom. Itu praktis seluruh penggal Sungai Han di Seoul, dijejer dari ujung ke ujung.


Berapa Biayanya dan Bagaimana Cara Membayarnya?

Tarif dewasa sekali jalan: ₩3,000. Lebih murah dari secangkir kopi. Uang tunai tidak diterima.

💳 Tarif Hangang Bus (Agustus 2026, sekali jalan)

KategoriTarifCatatan
Dewasa₩3,000Diskon transfer subway/bus berlaku
Remaja (13–18)₩1,800
Anak (6–12)₩1,100
Lansia₩3,000Tidak ada diskon lansia

Ada dua cara membayar. Yang paling umum adalah menempelkan kartu T-money atau kartu debit/kredit berfitur transit di gerbang dermaga. Kalau kamu tidak punya, gunakan kios swalayan di dermaga untuk membeli tiket sekali pakai — pembayaran kartu saja, dan berlaku untuk hari itu di dermaga tempat kamu membelinya.

Tinggal beberapa hari di Seoul? Ambil Climate Card

Climate Card adalah kartu transportasi umum tanpa batas milik Seoul. Kalau kamu membeli versi yang mencakup Hangang Bus, kamu bisa naik kapal sepuasnya tanpa tarif tambahan — ₩70,000/bulan dengan akses Seoul Bike, ₩67,000/bulan tanpa itu. Kalau kamu sudah punya Climate Card standar, menambahkan opsi Hangang Bus cuma ₩5,000 lebih mahal per bulan. Subway, bus, Seoul Bike, dan Hangang Bus — semuanya dalam satu kartu. Nilainya cepat terasa kalau kamu menjelajahi Seoul selama beberapa hari.

Tidak ada tiket rombongan. Semua orang dalam kelompokmu menempel atau membeli sendiri-sendiri.


Perlukah Reservasi? — Tidak, Tidak Perlu

Ini hal yang paling sering disalahpahami soal Hangang Bus. Tidak ada aplikasi pemesanan. Tidak ada reservasi online. Operatornya sudah menegaskan ini terang-terangan di FAQ resmi mereka. Ini transportasi umum, seperti bus biasa atau subway — konsep reservasi memang tidak berlaku.

Sebagai gantinya, dermaga memakai sistem nomor antrean. Saat tiba, kamu mengambil tiket bernomor dan naik sesuai urutan itu. Kalau ke-199 kursi terisi penuh, kamu menunggu kapal berikutnya.

Cara kerja sistem nomor antrean

  • Tiket dibagikan hanya setelah kapal sebelumnya berangkat. Kamu tidak bisa datang jam 9 pagi dan mengambil tiket untuk kapal jam 5 sore — dan itu justru bagus, karena artinya jatah sehari tidak habis sekaligus.
  • Begitu tiketmu di tangan, kamu bebas berkeliaran di sekitar sampai waktu naik. Tak perlu berdiri antre.
  • Kalau kursi kosongnya lebih banyak dari perkiraan, pemegang tiket cadangan juga bisa ikut naik.
  • Ketika penumpang turun di dermaga tengah, awak kapal menghitung kursi kosong dan mengizinkan lebih banyak orang naik di pemberhentian berikutnya.

Sore akhir pekan — terutama menjelang matahari terbenam — adalah saat dermaga Yeouido dan Jamsil paling padat. Kalau kamu ingin pilih-pilih kursi, naiklah dari dermaga yang dekat titik keberangkatan rute.


Bagaimana Rutenya Bekerja? — Kamu Akan Ganti Kapal di Yeouido

Di sinilah pendatang baru sering tersandung. Hangang Bus tidak berlayar dari ujung ke ujung — kamu tak bisa naik di Magok dan menumpang kapal yang sama sampai Jamsil. Sejak Maret 2026, jaringannya terbagi menjadi dua rute dengan Yeouido sebagai porosnya.

Tiap rute menjalankan 16 perjalanan pulang-pergi per hari, total 32. Kapal berangkat kira-kira sekali per jam. Pada jam sibuk, layanan ekspres yang hanya berhenti di Magok, Yeouido, dan Jamsil beroperasi dengan interval lebih pendek.

Singkatnya: untuk pergi dari satu ujung sungai ke ujung lain, kamu wajib turun di Yeouido. Kalau kamu melanjutkan ke arah yang sama, beri tahu awak kapal bahwa kamu transfer saat turun, dan kamu bisa naik kapal berikutnya tanpa bayar lagi — asalkan masih ada kursi kosong. Kembali ke arah asalmu adalah perjalanan baru, dan kamu bayar lagi.

⛴️ Perkiraan waktu tempuh (layanan berhenti di semua dermaga)

PenggalWaktu TempuhKonteks
Yeouido → Jamsil~80 menitSubway: ~25 menit
Magok → Jamsil (transfer di Yeouido)~127 menitLebih dari 2 jam di atas air
Magok → Jamsil (ekspres)~82 menitHanya berhenti di Magok, Yeouido, Jamsil

Jadwal sering berubah

Jendela operasi standarnya kira-kira pukul 7 pagi sampai 10:30 malam pada hari kerja, tapi penyesuaian musiman dan terkait acara sering terjadi. Pada Juni 2026, misalnya, dermaga Seoul Forest ditambahkan bertepatan dengan Seoul Garden Show, jam mulai pagi digeser ke pukul 11, dan keberangkatan terakhir ke timur dari Yeouido diperpanjang dari pukul 7 malam ke pukul 8 malam. Langkah paling aman adalah mengecek situs resmi Hangang Bus untuk jadwal terkini sebelum berangkat.


Dari Mana di Antara 8 Dermaga Sebaiknya Kamu Naik?

Dermaganya bukan sekadar peron naik kapal. Kebanyakan berupa bangunan tiga lantai: minimarket di lantai satu, gerai ramyeon dan ayam goreng di lantai dua, kafe di lantai tiga. Menunggu 30 menit tidak terasa lama di sini.

🏙️
Yeouido — Persimpangannya
Simpul transfer sekaligus dermaga tersibuk. Starbucks di lantai tiga. 300 m dari Stasiun Yeoinaru. 63 Building dan Saetgang Ecological Park dalam jarak jalan kaki.
🗼
Jamsil — Berangkat dengan menara di punggungmu
Titik awal rute timur. Terarosa Coffee di lantai tiga. Kolam renang alami Jamsil Hangang Park sejauh 1 menit jalan kaki, Lotte World satu atau dua stasiun subway.
🌳
Ttukseom — Berpasangan dengan Seoul Forest
Vinyl Lounge di lantai tiga. Jabeolle (observatorium berbentuk kelabang) sejauh 2 menit jalan kaki. Di musim panas, Ttukseom Swimming Pool 5 menit jalan kaki. 300 m dari Stasiun Jayang.
🌇
Mangwon — Kapal pemburu senja
Titik tengah rute barat. Seoul Battleship Park sejauh 2 menit jalan kaki. Terhubung dengan Pasar Mangwon dan kawasan Hongdae — pas untuk turun dari kapal lalu langsung menikmati malam di darat.

🚇 Akses dan fasilitas tiap dermaga

DermagaAkses TransportasiDi Dalam Dermaga
MagokDekat Seoul Botanic Park · Seoul Water Recycling Experience Center; sambungan busMinimarket CU
MangwonDi dalam Mangwon Hangang Park; Seoul Battleship Park 2 menit jalan kakiCU · Zona ramyeon · BBQ Chicken · Lounge
YeouidoStasiun Yeoinaru ~300 mCU · Toko suvenir · Zona ramyeon · BBQ Chicken · Starbucks
ApgujeongDekat Dosan Park · Garosu-gil; sambungan busCU · Zona ramyeon · BBQ Chicken · Cinnabon
OksuStasiun Oksu (Jalur 3 · Jalur Gyeongui-Jungang) ~200 mCU
Seoul ForestBersebelahan dengan Seoul Forest Park (dermaga baru, Juni 2026)Ruang tunggu
TtukseomStasiun Jayang (Jalur 7) ~300 mCU · Zona ramyeon · BBQ Chicken · Vinyl
JamsilDi dalam Jamsil Hangang Park; jalan kaki/bus dari area Stasiun JamsilCU · Zona ramyeon · BBQ Chicken · Terarosa

📍 Buka di Naver Map

📍 Buka di Naver Map

Tinggalkan mobilmu

Kalau kamu menyetir ke dermaga, kamu terikat padanya — kamu harus kembali. Inti Hangang Bus justru naik sekali jalan lalu menjelajahi kawasan tempatmu turun. Mobil yang terparkir merusak itu. Setiap dermaga punya stasiun Seoul Bike (Ddareungi) di dekatnya — masing-masing 30 sepeda di Mangwon, Yeouido, Apgujeong, Ttukseom, dan Jamsil; 20 di Oksu; 15 di Magok — jadi kombinasi idealnya adalah kapal untuk pergi, sepeda untuk pulang. Pada jam sibuk, bus antar-jemput gratis juga menghubungkan dermaga-dermaga utama.


Bagaimana Rasanya di Dalam Kapal?

Dua belas kapal, masing-masing 199 kursi, beroperasi bergantian. Kursinya tersusun dalam empat kolom (3-3-3-3) dengan meja lipat. Jendelanya besar — inilah inti semuanya. Ini bukan kapal pesiar tempat kamu melangkah ke geladak dan merasakan angin, tapi sensasi air yang meluncur sejajar mata sementara kamu duduk adalah sesuatu yang takkan pernah kamu dapatkan di subway.

Tempatmu duduk menentukan apa yang kamu lihat. Menuju timur, jendela sisi kanan membingkai skyline Gangnam dan menara apartemen padat Apgujeong serta Cheongdam; sisi kiri memberimu Namsan dan Eungbongsan. Menuju barat, sisi kanan menangkap Pulau Bamseom dan kawasan berbangunan rendah Mapo serta Mangwon; sisi kiri mendapat pencakar langit Yeouido.


Kapan Waktu Terbaik untuk Naik?

Musim kurang berpengaruh dibanding jam berapa dalam sehari.

🕐 Suasana tiap waktu dalam sehari

WaktuSuasanaArah Terbaik
PagiTenang, air jernih, paling mudah dapat kursi bagusArah mana pun
SiangMatahari terik, jendela bisa terasa hangatJalan-jalan keluarga
1 jam sebelum matahari terbenamGolden hour. Seluruh sungai berubah jinggaBarat (Magok, Mangwon)
Setelah gelapLampu jembatan dan Lotte World Tower menyalaTimur (Ttukseom, Jamsil)

Kalau kamu mengejar senja, ambil kapal ke arah barat. Kalau kamu ingin lampu kota, pergilah ke timur. Di musim panas, matahari terbenam belakangan, jadi keberangkatan pukul 7–8 malam pas dengan golden hour. Di musim dingin, kapal pukul 5 sore pun sudah menangkap senja. Jadwal berubah mengikuti musim, tapi jam matahari terbenam bisa diandalkan — cek kapan matahari terbenam hari itu, lalu incar kapal yang berangkat sekitar satu jam sebelumnya.


Pembatalan — Kartu Liar Terbesar Hangang Bus

Banyak orang datang tanpa tahu ini dan pulang dengan tangan kosong. Hangang Bus berhenti bukan karena hujan — ia berhenti karena sungainya naik.

Semuanya bermuara pada debit Bendungan Paldang

Bendungan Paldang berada di hulu Sungai Han dan mengatur berapa banyak air yang mengalir ke Seoul. Ketika bendungan menambah debitnya, arus mempercepat dan permukaan air naik melewati batas aman operasi. Pada Juli 2026 saja, penghentian dan pengoperasian ulang terjadi beberapa kali seiring debit yang naik-turun. Pada hari-hari ketika ketinggian air ada di ambang batas, kapal tak bisa lewat di bawah Jembatan Jamsugyo dan harus berbalik di dermaga Apgujeong. Selama musim hujan (akhir Juni sampai Juli) dan musim topan (Agustus–September), mengecek sebelum berangkat pada dasarnya wajib.

Ada dua tempat untuk mengecek — papan pengumuman situs resmi dan akun Instagram resmi. Pemberitahuan penghentian dan pengoperasian ulang diunggah secara real-time, di hari yang sama.

Kalau kamu berkayak atau bermain paddleboard

Ketika Hangang Bus beroperasi, perahu dan kendaraan air pribadi harus menjaga jarak 50 m dari haluan dan sisi kapal, serta 100 m di belakang buritan. Melanggar ini bisa berbuah denda. Jadwal bergeser menurut musim, jadi jangan mengandalkan ingatan — "tidak ada kapal di jam ini" mungkin benar bulan lalu tapi tidak bulan ini. Cek jadwal hari itu sebelum kamu berangkat.


Jadi, Apakah Ini Benar-benar Sepadan?

Sebagai alat transportasi, hasilnya biasa saja. Yeouido ke Jamsil butuh 80 menit — lebih dari tiga kali lipat subway — dan dengan kapal cuma sekali per jam, kamu harus menyusun seluruh jadwalmu mengikuti timetable. Persis inilah alasan media mencerca layanan ini saat diluncurkan dengan citra “kapal komuter”.

Tapi bingkai ulang sebagai pelayaran sungai ₩3,000, dan hitungannya berbalik. Tak ada cara lain di Seoul untuk menghabiskan 80 menit di atas air dengan tiga ribu won. Kapalnya punya toilet. Menjual kopi. Kamu boleh membawa sepeda. Dan ketika turun, kamu berada di kawasan yang memang ingin kamu kunjungi. Pada hari ketika tiba cepat bukan tujuannya, ini pilihan yang sungguh bagus.

Ini cara terbaik memakainya. Naiklah di Jamsil atau Yeouido pada sore hari, susuri sungai saat matahari turun, turun di kawasan yang asing bagimu, cari makan malam, lalu gowes atau naik subway untuk pulang. Ia mengisi setengah hari dan ongkos transportasinya tak menembus ₩5,000. Sulit menemukan nilai yang lebih baik dari itu di Seoul.

Sumber data

Lagi populer di Seoul

Klook.com

Tautan afiliasi — kami bisa memperoleh komisi tanpa biaya tambahan untukmu. Detail →