Kalau ada satu bahan Korea yang konsisten disalahpahami orang asing bahkan sebelum mereka duduk, itu nakji.

Menu biasanya menerjemahkannya sebagai “octopus” — tapi yang datang bukan gurita Mediterania yang tebal seperti yang mungkin kamu kenal. Ini spesies yang jauh lebih kecil dengan kaki tipis dan panjang. Satu hidangan dari bahan ini duduk nyaris di puncak tangga pedas Korea; satu lagi masih bergerak di piringmu.

Jawaban singkatnya

  • Tidak ada satu nakji-bokkeum Mugyo-dong yang asli. Garis Silbijip Seorin-dong 1965 dan garis Yujeong Nakji Mugyo-dong 1966 itu terpisah — dan keduanya masih buka.
  • Nakji ≠ gurita. Keduanya "octopus" dalam bahasa Inggris, tapi ukuran dan ketebalan kakinya benar-benar berbeda. Jukkumi bahkan lebih kecil, dan cumi-cumi ordonya lain sama sekali.
  • Kecelakaan sannakji terjadi saat kamu menelannya bulat-bulat. Mulai dari tangtangi yang dicincang halus, lumuri minyak wijen, dan kunyah tiap potongan sampai lumat.
  • 💰 Nakji-bokkeum Mugyodong Yujeong Nakji cabang utama: ₩18,000 per porsi (nasi terpisah, per Agustus 2026). Naik 28.6% dari ₩14,000 pada 2020 — hanya dalam enam tahun.
  • ⚠️ Banyak restoran membuat sausnya di muka, jadi tingkat pedas sering tidak bisa diatur. Tanyakan sebelum memesan.

Kapan — dan bagaimana — nakji-bokkeum Mugyo-dong bermula?

Satu baris: ia bermula pada pertengahan 1960-an, dari nakji yang dijual nenek-nenek pedagang kaki lima sebagai teman makgeolli di tepi Cheonggyecheon.

Titik awal sesungguhnya bukan Mugyo-dong melainkan Seorin-dong di sebelahnya. Sebuah gang penjual nakji tumbuh di sini lebih dulu pada 1960-an, dan para jurnalis, pegawai negeri, serta karyawan dari perusahaan-perusahaan sekitar Cheonggyecheon membangun kebiasaan mampir sepulang kerja untuk nakji-bokkeum pedas dan seteguk daepo (arak beras).

Itulah persis pemandangan yang disaksikan pendiri Yujeong Nakji, Kim Su-man, pada 1966. Ia menyewa sebuah hanok di Mugyo-dong — di lokasi kantor pusat SK sekarang — dan membuka kedainya. Dan di sanalah satu perubahan menentukan terjadi.

Momen lahirnya nakji-bokkeum gaya Mugyo-dong yang kita kenal

Nenek-nenek Cheonggyecheon menumis nakji mereka dengan gochugaru kasar yang biasa dipakai untuk kimchi. Sausnya cuma menempel di permukaan dan tak pernah menyatu dengan guritanya. Kim Su-man dan istrinya Kim Sun-deuk menggiling cabainya sehalus mungkin dan mencampurkan pati. Sausnya seketika melekat di setiap kaki — dan itulah yang menjadi prototipe nakji-bokkeum Mugyo-dong yang kita kenal hari ini.

Ada cerita di balik namanya juga. Nama yang sudah mereka bayar ke konsultan penamaan adalah Mijeong Nakji — tapi slip pendaftaran seorang petugas kantor distrik mengubahnya jadi Yujeong Nakji. Di era ketika ucapan "biarkan saja begitu" dari pejabat itu final, nama itu melekat.

Seiring kawasan Mugyo-dong dibangun ulang, restoran-restoran nakji berpencar ke Susong-dong (di depan Kantor Jongno-gu), Cheongjin-dong, dan Jongno 1-ga. Yujeong Nakji memindahkan kantor pusatnya ke Seongnam di Gyeonggi-do, lalu kembali ke Gwanghwamun pada musim gugur 2018. Lokasinya sekarang bukan Mugyo-dong melainkan seberang Katedral Anglikan Seoul, di Sejong-daero-gil 21, Jung-gu.

1965·1966
Silbijip Seorin-dong / Yujeong Nakji Mugyo-dong — dua titik awal cerita asal-usulnya
₩18,000
Nakji-bokkeum Mugyodong Yujeong Nakji cabang utama, satu porsi (Agu 2026, nasi terpisah)
+28.6%
Kenaikan harga enam tahun untuk hidangan yang sama (Apr 2020 ₩14,000 → Agu 2026 ₩18,000)
3–6 menit
Jendela pertolongan pertama saat tersedak makanan — alasan kamu wajib mengunyah sannakji

Jadi yang mana sebenarnya yang asli?

Jawaban jujurnya: tidak bisa dipatok ke satu tempat. Setiap papan nama mengklaim gelar itu, dan kedai-kedai ini sudah cukup tua sampai semuanya tahu riwayat satu sama lain. Yang benar-benar terdokumentasi dalam catatan adalah dua garis keturunan.

🧵 Kusutnya cerita asal-usul nakji Mugyo-dong — hanya fakta terdokumentasi

Garis keturunanAwalPerjalananStatus pada 2026
Garis Silbijip (실비집)1965, Seorin-dong — Nenek Park Mu-sunMenjalankan Nakjisenta beriringan sejak 1972 → pindah ke Cheongjin-dong awal 1980-an → pendirinya beremigrasi pada 1992 dan menyerahkannya ke Nenek Lee Gang-sunLee Gang-sun Silbijip (이강순실비집) (Cheonggyecheon-ro 75-1, Jongno-gu) — buka
Garis Yujeong Nakji (유정낙지)1966, Mugyo-dong — Kim Su-man dan Kim Sun-deukMembangun saus masa kini dengan gochugaru halus + pati → berkembang ke banyak cabang → kantor pusat pindah ke Seongnam → kembali ke Gwanghwamun musim gugur 2018Mugyodong Yujeong Nakji (무교동유정낙지) cabang utama (Sejong-daero 21-gil 22, Jung-gu) — buka, dikelola putri pendirinya Kim Jeong-min
Kelompok generasi pertama yang tutup1960-an, Mugyo-dongMijeongjip, Daeseongjip, dan lainnyaTutup; hanya namanya yang bertahan dalam catatan
Digabungkan, gambarannya begini. Tanya "siapa yang menjual nakji lebih dulu?" dan jawabannya adalah nenek-nenek tanpa nama yang menjual teman makgeolli di tepi Cheonggyecheon. Tanya "siapa yang menciptakan nakji-bokkeum Mugyo-dong yang kita makan sekarang?" dan Yujeong Nakji punya klaim dokumenter paling jelas. Tanya "nakji-bokkeum siapa yang legendaris paling pedas?" dan garis Silbijip yang muncul. Tiga pertanyaan, tiga jawaban berbeda — dan menyebut semuanya dengan satu kata, "asli," itulah yang membuat benangnya kusut.

📍 Mugyodong Yujeong Nakji cabang utama — Buka di Naver Map 📍 Lee Gang-sun Silbijip — Buka di Naver Map


Nakji, gurita, jukkumi — apa sebenarnya bedanya?

Di sinilah orang asing paling terbelit saat menghadapi menu seafood Korea. Nakji itu “octopus,” muneo itu “octopus,” jukkumi itu “octopus.” Ketiganya memang benar-benar gurita berlengan delapan. Tapi ukuran dan teksturnya sama sekali tidak mirip.

🐙 Lima sefalopoda di meja makan Korea — diurutkan menurut ukuran, kaki, dan hidangan andalannya

KoreaInggrisKakiUkuranTeksturHidangan andalan
nakjilong arm octopus8, tipis dan panjangtubuh ~20–30 cmlembut dan kenyalnakji-bokkeum, yeonpo-tang, tangtangi
jukkumiwebfoot octopus8, pendek dan gempal~10–15 cm, paling kecillebih lembut dari nakjijukkumi-bokkeum
muneocommon octopus8, tebalpaling besarpadat dengan gigitan nyatagurita rebus, ramyeon gurita
ojingeocumi-cumi8 lengan + 2 tentakel = 10tubuh silinderpaling padattumis cumi, cumi isi
gabojingeosotong10, dengan cangkang internallebih pipih dari cumitebal dan manissotong rebus, tumisan

Panduan lapangan 30 detik sebelum memesan

  • Kaki tipis seperti benang menyebar di piring → nakji
  • Beberapa tubuh utuh kecil dan gempal → jukkumi
  • Kaki tebal diiris bulat tebal, dengan chojang (cocolan cuka) → muneo (gurita)
  • Tubuh putih berbentuk cincin atau potongan bergores → cumi-cumi
  • Kalau menunya tertulis sebal-nakji, itu bukan berarti guritanya berkaki tiga — sebal (細) berarti "tipis." Ia merujuk pada nakji ramping dari Muan dan Mokpo di Jeollanam-do.

Ada berapa jenis hidangan nakji?

Gurita yang sama, metode masak berbeda — dan hidangan yang benar-benar berbeda baik dalam pedas maupun harga. Di restoran Seoul kamu akan bertemu kira-kira enam.

🌶️
Nakji-bokkeum
Ditumis di api besar dengan gochugaru, bawang putih, dan daun bawang. Ikon Mugyo-dong. Puncak tangga pedas.
🍲
Yeonpo-tang
Kuah bening dengan lobak, minari, dan kerang, nakji-nya direbus sebentar. Tidak pedas.
🔪
Sannakji tangtangi
Dicincang dengan kecepatan pisau dan dilumuri minyak wijen. Terus bergerak di piring.
🍢
Nakji horong
Spesialitas Jeollanam-do. "Horong" adalah dialek untuk jerami padi. Nakji dililitkan pada tusuk, diolesi saus, lalu dipanggang.

🍽️ Hidangan nakji dibandingkan — menurut pedas dan anggaran

HidanganKondisiPedasKisaran harga SeoulCocok untuk siapa
Nakji-bokkeumNakji beku atau hidupSangat pedas₩18,000–28,000 per orangSiapa pun yang ingin puncak skala pedas Korea
Jukkumi-bokkeumMemakai jukkumiSangat pedas~₩15,000 per orangPenggemar tekstur yang lebih lembut dari nakji
Nakji-jeongolHot pot dengan sayur dan miSedang sampai pedaskisaran ₩40,000-an untuk duaMakan beramai-ramai
Yeonpo-tangKuah beningTidak pedas~₩60,000 untuk duaYang tidak tahan pedas atau sedang pulih dari mabuk
Nakji horongDipanggang tusukSedikit pedasSangat bervariasi menurut daerah/kedaiTeman minum, visual layak Instagram
Sannakji tangtangiHidupTidak pedaskisaran ₩30,000-anPetualang kuliner nekat

Kenapa namanya yeonpo-tang, bukan nakji-tang?

Yeonpo (軟泡) awalnya berarti tahu. Yeonpo-tang zaman dulu adalah sup yang direbus dengan tahu, dan begitu nakji masuk, ia mengendap menjadi nakji yeonpo-tang yang sekarang. Itu sebabnya sebagian tempat menyertakan tahu dan sebagian lain melewatkannya sama sekali. Intinya adalah kuah nakji yang bening dan tidak pedas. Kalau nakji-bokkeum terdengar terlalu berat, inilah jalan keluarmu.


Apakah sannakji benar-benar berbahaya?

Ia tidak berbahaya — asal kamu tidak menelannya bulat-bulat. Bukan menakut-nakuti, tapi orang memang pernah meninggal karena memakannya, jadi lebih baik kamu tahu faktanya.

Mekanismenya sederhana. Kaki gurita terus bergerak setelah dipotong, dan penyedotnya masih punya daya cengkeram. Terlalu asyik menikmati geliatannya lalu menelan tanpa mengunyah, dan satu kaki bisa mencengkeram bagian belakang tenggorokanmu dan menyumbat saluran napas.

Satu kasus terdokumentasi terjadi pada 23 Oktober 2023, di Songjeong-dong, Gwangsan-gu, Gwangju. Seorang pria berusia 82 tahun tersedak sannakji; petugas pemadam tiba sepuluh menit setelah panggilan dan menemukannya sudah dalam kondisi henti jantung. Ia dinyatakan meninggal di rumah sakit.

Latar medisnya: sel otak mulai mati setelah 4–6 menit tanpa oksigen. Kalau tersedak tidak ditangani dalam 3–6 menit, ia bisa fatal. Ini terutama berbahaya bagi orang lanjut usia yang kekuatan mengunyah dan fungsi menelannya menurun.

5 aturan makan sannakji dengan aman

  • Kali pertama? Lewati gurita utuh, ambil tangtangi. Ia datang tercincang halus, jadi penyedotnya tidak bisa bekerja. Ia memang diciptakan untuk orang yang kesulitan dengan makhluk utuhnya.
  • Lumuri banyak minyak wijen. Minyaknya mengganggu cengkeraman penyedot. Biasanya ia sudah datang berbalut minyak wijen, tapi minta tambah kalau terasa kering.
  • Satu potong sekali suap, kunyah sampai lumat. Jangan menjejalkan beberapa potong ke mulut sekaligus.
  • Jangan memakannya saat mabuk berat. Ia memang cenderung datang di penghujung sesi minum, tapi refleks menelan yang tumpul justru saat paling berbahaya.
  • Bukan untuk lansia atau anak kecil. Ini hidangan di mana kekuatan mengunyah dan menelan adalah segalanya.

Kalau orang di sebelahmu mulai tersedak

Kalau ia sadar, condongkan tubuhnya ke depan dan pukul punggungnya untuk memancing batuk. Kalau itu gagal, gunakan manuver Heimlich: berdiri di belakangnya, lingkarkan lenganmu di pinggangnya, kepalkan satu tangan dan tutupi dengan tangan lain, letakkan di atas pusar, lalu dorong cepat ke dalam dan ke atas lima kali.

Kalau ia tidak sadar, segera telepon 119 dan mulai CPR. Dalam kedua kasus, jangan pernah menjangkau tenggorokan dengan jari — kamu justru akan mendorong sumbatannya lebih dalam.

Nomor darurat Korea adalah 119, dengan layanan penerjemahan bahasa asing tersedia.


Seberapa pedas nakji-bokkeum?

Ia duduk nyaris di puncak makanan pedas Korea. Cuma jangan berharap ada angkanya.

Tidak seperti ramyeon instan, nakji-bokkeum tidak punya rating Scoville yang diumumkan produsen. Setiap kedai meracik gochugaru-nya berbeda, dan sebagian menambahkan saus capsaicin sementara sebagian tidak. Jadi di sini kita hanya bisa menggambarkannya lewat rasa.

Pakai Shin Ramyun sebagai patokan. Produsennya mencantumkan 3,400 SHU — titik yang orang Korea anggap "pedas sedang." Nakji-bokkeum gaya Mugyo-dong tradisional jelas duduk di atas Shin Ramyun, tapi mazhab Yujeong Nakji membidik jenis pedas yang membuat keringat menetes di dahi tanpa membuatmu menangis atau merusak perut. Nakji-bokkeum berbumbu capsaicin, yang muncul setelah 1990-an, memanjat jauh lebih tinggi — dan di situlah toleransi tiap orang terbelah liar.

Pendiri Yujeong Nakji, Kim Su-man, merumuskan bedanya begini: banyak orang menghakimi nakji-bokkeum sebagai “hidangan pedas konyol yang cuma membakar perut,” padahal ia semestinya pedas yang lezat, yang mengangkat gurihnya gurita. Kedainya menyatakan hanya memakai gochugaru, daun bawang, dan bawang putih.


Kenapa telur kukus dan sup tauge ikut disajikan?

Karena keduanya penawar pedas bawaan. Mereka bukan lauk asal-asalan — seluruh struktur meja nakji Mugyo-dong memang dirancang begitu.

Perannya terbagi tiga.

Panduan persis saat kamu tak sanggup pedasnya

  • Jangan tumpahkan seluruh piring ke nasimu — sendokkan sedikit demi sedikit. Kamu yang mengendalikan rasionya.
  • Tambahkan banyak tauge dan gim remuk. Pedasnya turun terasa.
  • Tuangkan satu sendok kaldu kerang atau tauge ke atas nasimu lalu aduk. Ini benar-benar yang dilakukan warga lokal.
  • Produk susu mengalahkan air. Ambil sekotak susu dari minimarket sebelumnya — asuransi yang solid.
  • Banyak tempat membuat sausnya di muka dan tidak bisa menyesuaikannya. Bertanya sebelum memesan adalah satu-satunya langkah yang bisa diandalkan.

🗣️ Meminta lebih tidak pedas — kalimat Korea untuk dibaca lantang

SituasiKoreaPelafalan
Menanyakan apakah bisa disesuaikan덜 맵게 되나요?deol maep-ge doe-na-yo
Untuk lebih tidak pedas덜 맵게 해주세요.deol maep-ge hae-ju-se-yo
Untuk sama sekali tidak pedas안 맵게 해주세요.an maep-ge hae-ju-se-yo
Di kedai yang punya tingkat pedas순한 맛으로 주세요.sun-han mat-eu-ro ju-se-yo
Tambah minyak wijen (untuk tangtangi)참기름 좀 더 주세요.cham-gi-reum jom deo ju-se-yo
Tambah nasi공깃밥 하나 더 주세요.gong-git-bap ha-na deo ju-se-yo
Tambah air / kaldu물 좀 주세요.mul jom ju-se-yo

Di mana kamu makan nakji di Seoul?

Restoran nakji menggerombol di bentangan sekitar 900 meter dari Gwanghwamun sampai Jonggak. Keturunan gang nakji Mugyo-dong berpencar ke sini akibat pembangunan ulang. Susuri bentangan ini dan kamu akan melewati lebih dari sepuluh.

🐙 Tempat nakji Gwanghwamun–Jonggak (data publik per Agustus 2026 · cek ulang sebelum berkunjung)

#NamaLokasiMenu andalanHarga terverifikasi
1Mugyodong Yujeong Nakji cabang utama (무교동유정낙지 본점)Sejong-daero 21-gil 22, Gedung Taeseong 101, Jung-guNakji-bokkeum, yeonpo-tangNakji-bokkeum ₩18,000 (nasi terpisah)
2Lee Gang-sun Silbijip (이강순실비집)Cheonggyecheon-ro 75-1, Jongno-guNakji-bokkeum, sup kerangNakji-bokkeum ₩28,000/piring · Set A ₩43,000
3Ujeong Nakji (우정낙지)Dekat Stasiun JonggakNakji-bokkeum₩25,000 + nasi ₩1,000
4Seorin Nakji (서린낙지)Gwanghwamun, Le Meilleur Jongno TownNakji-bokkeum, sosis panggangBelum terverifikasi
5Maknae Nakji (막내낙지)Gwanghwamun, Le Meilleur Jongno Town lantai 1Nakji-bokkeum, nakji ssambapBelum terverifikasi
6Pimatgol Silbijip (피맛골실비집)GwanghwamunNakji-bokkeum, sup kerang, gamjatangBelum terverifikasi
7Mugyo-dong Nakji (무교동낙지)GwanghwamunNakji-bokkeum (opsi lembut atau pedas)Belum terverifikasi
8Seonyeongine (선영이네)Dekat Stasiun Euljiro 1-gaSannakji, sup kerangBelum terverifikasi

Mugyodong Yujeong Nakji cabang utama — Sejong-daero 21-gil 22, Gedung Taeseong 101, Jung-gu · setiap hari 11:00–22:00 · 0507-1338-0646 · tanpa parkir · reservasi disarankan. Letaknya di seberang Katedral Anglikan Seoul, jadi ia mengalir mulus ke jalan-jalan seusai makan menyusuri Jeongdong-gil sampai Deoksugung. Pada hari kerja sampai jam 3 sore, ada set makan siang untuk dua orang (nakji-bokkeum ×2 + sup kerang putih) seharga ₩41,000.

📍 Buka di Naver Map

Lee Gang-sun Silbijip — Cheonggyecheon-ro 75-1, Jongno-gu (Gwancheol-dong 11-11) · 02-737-7880 · sekitar 5 menit jalan kaki dari Stasiun Jonggak. Sepiring nakji-bokkeum ₩28,000, terlihat lebih mahal dari Yujeong Nakji, tapi takaran porsinya berbeda. Set adalah andalannya (₩43,000 dengan sup kerang, ₩62,000 dengan tambahan nakji-jeon, ₩65,000 dengan tambahan yukjeon).

📍 Buka di Naver Map

Ujeong Nakji — dekat Stasiun Jonggak. Nakji-bokkeum ₩25,000, nasi ₩1,000 terpisah.

📍 Buka di Naver Map


Berapa besar kenaikan harga nakji dalam enam tahun?

Ini bagian artikel yang paling menguras tenaga. Kami menjajarkan menu April 2020 Mugyodong Yujeong Nakji cabang utama dengan menu Agustus 2026-nya. Kedai sama, nama hidangan sama — jadi yang tersisa adalah murni perubahan harga.

📈 Mugyodong Yujeong Nakji cabang utama — menu April 2020 vs. Agustus 2026

MenuApr 2020Agu 2026Perubahan
Nakji-bokkeum (1 porsi, nasi terpisah)₩14,000₩18,000+28.6%
Nakji-bokkeum hanu (1 porsi)₩18,000₩19,000+5.6%
Sup kerang baekhap₩15,000₩15,0000%
Sannakji-bokkeum (untuk 2)₩52,000₩63,000+21.2%
Yeonpo-tang₩48,000₩63,000+31.3%
Sannakji tangtangi₩29,000₩34,000+17.2%
Nakji chomuchim₩28,000₩37,000+32.1%
Nakji jeon (gurita utuh)₩19,000₩24,000+26.3%
Nakji gamjajeon₩12,000₩19,000+58.3%
Sannakji rebus + hanu upjin-suyuk₩49,000₩64,000+30.6%
Gamjatang Yujeong Nakji gaya lama₩12,000₩18,000+50.0%
Cara membacanya: nakji-bokkeum andalannya naik +28.6%, tapi hidangan berbasis tepung dan kentang — gamjajeon (+58.3%) dan gamjatang (+50%) — memanjat jauh lebih tinggi. Sementara itu sup kerang baekhap bertahan di ₩15,000 selama enam tahun penuh. Gambarannya: harga dibekukan pada menu andalan dan item yang dijual satu set dengannya, sementara kenaikannya diserap oleh segala yang lain. Menu kedai lawas tidak pernah naik secara merata.

Kapan musim nakji?

Musim gugur. Nakji Korea umumnya paling bagus mulai Oktober, sementara sebal-nakji yang ramping dari Muan dan Mokpo di Jeollanam-do memuncak pada Agustus–September.

Tapi musim nyaris tidak berarti kalau kamu makan nakji-bokkeum di Seoul — sebagian besar kedai nakji-bokkeum memakai gurita beku. Yujeong Nakji sendiri menyatakan nakji-bokkeum standarnya memakai nakji beku, dan menyisakan gurita hidup untuk sannakji-bokkeum, sannakji tangtangi, dan yeonpo-tang. Itulah hidangan yang musimnya benar-benar terasa.

Variabel masa larangan tangkap

Penangkapan nakji dibatasi selama musim pemijahan. Di atas itu, komunitas nelayan di Sinan, Muan, dan daerah lain menjalankan masa larangan tangkap musim panas secara sukarela. Jadi di puncak musim panas pasokan nakji hidup domestik menyusut dan porsi impor/beku naik. Kalau kamu mengincar hidangan nakji hidup, musim gugur sampai awal musim dingin adalah taruhan paling aman.

Sumber data

  • Economy Chosun (2020.04.06) — Power Lunch Kim Seong-yun 12, "Butiran keringat... nakji-bokkeum asli yang pedasnya lezat": berdirinya Yujeong Nakji, anekdot penamaan Mijeong Nakji, dan seluruh harga menu April 2020 — artikel
  • Diningcode — menu, harga, dan jam buka terdaftar Mugyodong Yujeong Nakji cabang utama (dilihat Agustus 2026) — halaman restoran
  • Diningcode — daftar spesialis nakji di sekitar Gwanghwamun–Jonggak (Lee Gang-sun Silbijip, Ujeong Nakji, Seorin Nakji, Maknae Nakji, dan lainnya; dilihat Agustus 2026)
  • Visit Korea (Organisasi Pariwisata Korea) — "Gang Nakji-bokkeum Jongno Seoul": asal-usul Seorin-dong 1960-an dan perpindahan kawasannya — halaman pengantar
  • Kyunghyang Shinmun (2003.01.15) — "Lihat dulu pedas membaranya ini": Silbijip dan Nakjisenta milik Nenek Park Mu-sun, perpindahan ke Cheongjin-dong, dan serah terima 1992 — artikel
  • Kormedi (2023.10.25) — "Pria 80-an meninggal saat makan sannakji... cara menangani tersedak pada lansia": insiden Gwangju 2023, manuver Heimlich, dan jendela emas 3–6 menit — artikel
  • Local Culture (Federasi Pusat Kebudayaan Korea) — penjelasan nakji-horong-gui Muan sebagai hidangan khas daerah — halaman sumber
  • Siksin — jam buka dan menu Lee Gang-sun Silbijip (tanggal pembaruan tidak diketahui; akan dikonfirmasi ulang di lokasi)

Harga dan jam buka semuanya berdasarkan data publik per Agustus 2026. Item yang ditinggalkan "Belum terverifikasi" di tabel akan diisi beserta tanggal pengecekan setelah konfirmasi di lokasi. Harga yang belum terkonfirmasi sengaja tidak dicantumkan.