Di malam pertamamu di Korea, ketika satu ekor ayam goreng utuh muncul di depan pintu kamar hotelmu dalam 30 menit, kamu biasanya merasakan dua hal sekaligus. Yang satu takjub; yang lain panik ringan. Aplikasinya penuh huruf Korea, kartu luar negerimu ditolak di tahap pembayaran, dan kamu sama sekali tidak tahu cara mengetik alamatnya.

Bagi orang Korea sendiri, pesan-antar bukan keajaiban — ia infrastruktur, seperti subway atau air keran. Pada 2025, orang Korea membelanjakan ₩40 triliun (empat puluh triliun won) lewat aplikasi pesan-antar, atau sekitar ₩3.4 triliun sebulan. Dua puluh tujuh juta pengguna ponsel pintar membuka aplikasi pesan-antar; itu lebih dari separuh populasi.

Panduan ini menelusuri bagaimana sistem itu benar-benar bekerja — dan di titik mana pelancong asing tersangkut, serta bagaimana melepaskan diri — dengan angka-angka 2026.

Jawaban singkatnya

  • Nilai pasar pesan-antar mencapai ₩40 triliun setahun. Aplikasinya praktis jadi duel dua kuda antara Baemin (Baedal Minjok, ≈55%) dan Coupang Eats (≈28%), dengan Yogiyo terlempar ke posisi ketiga. Di Seoul, Coupang Eats bahkan sudah menyalip Baemin dalam nilai transaksi.
  • Biaya nyata satu pesanan adalah harga makanan + ongkos antar sekitar ₩3,000 + tembok minimum pemesanan ₩15,000. Berlangganan membership berbayar (Baemin Club ₩3,990 / Coupang Wow ₩7,890) dan ongkosnya biasanya turun jadi ₩0.
  • Hambatan bagi orang asing turun tajam pada 2026: kamu bisa memesan tanpa nomor ponsel Korea, membayar dengan kartu luar negeri atau Apple Pay, dan mengganti bahasa aplikasi ke Inggris. Di Taman Hangang, makanan hanya diserahkan di zona antar yang ditentukan.

Sebesar Apa Sebenarnya Pasar Pesan-Antar Korea?

Pada 2025, layanan makanan daring — dengan kata lain, pesan-antar — hampir pasti menembus nilai transaksi ₩40 triliun. Angka Januari–November saja sudah mencapai ₩37.63 triliun, melampaui total sepanjang 2024 (₩36.99 triliun) hanya dalam 11 bulan.

₩40triliun
Nilai transaksi pesan-antar 2025 — rekor tertinggi, rata-rata ₩3.4 triliun sebulan
27.05juta
Pengguna aktif bulanan di 5 aplikasi pesan-antar besar (Oktober 2025)
55%
Porsi pengguna yang memakai dua aplikasi pesan-antar atau lebih sekaligus
₩3,000
Ongkos antar paling umum — dari ₩0 sampai ₩6,000 tergantung jarak dan jam

Ada satu salah kaprah yang umum: bahwa pesan-antar melonjak saat COVID lalu meredup. Angkanya berkata sebaliknya. Setelah melesat 65% pada 2021, puncak pembatasan sosial, pertumbuhannya mandek pada 2022–2023 — tapi sejak 2024 ia memanjat kembali ke dua digit. Penyebabnya adalah perang harga gratis ongkir antar platform, yang membuat pesan-antar benar-benar jadi lebih murah bagi pelanggan.

📈 Nilai transaksi pesan-antar makanan Korea (tren belanja daring Badan Data Nasional)

TahunNilai transaksi pesan-antarvs tahun sebelumnya
2020₩17.34 triliun
2021₩28.66 triliun+65.3%
2022₩31.64 triliun+10.4%
2023₩32.37 triliun+2.3%
2024₩36.99 triliun+14.3%
2025Kisaran ₩40 triliun (Jan–Nov ₩37.63 triliun)+12.4%

Baemin vs Coupang Eats vs Yogiyo: Apa Bedanya?

Jawaban satu barisnya: Baemin menang di jumlah restoran, Coupang Eats menang di kecepatan dan kepadatan pusat kota Seoul, dan Yogiyo tertinggal jauh di posisi ketiga sambil bertahan lewat kupon.

Dominasi Baemin yang hampir sedekade mulai retak pada Maret 2024, ketika Coupang membundel gratis ongkir Coupang Eats ke dalam membership Wow-nya. Pengguna bulanan Coupang Eats nyaris berlipat dua dalam setahun hingga melewati 10 juta, dan pada Agustus 2025 peringkat transaksi Seoul berbalik: Coupang Eats ₩211.3 miliar melawan ₩160.5 miliar milik Baemin. Pada periode yang sama, pertumbuhan transaksi di Seoul mencapai 103% untuk Coupang Eats dan 11.6% untuk Baemin.

Di sisi lain, Yogiyo rontok. Pengguna bulanannya turun dari sekitar 5.13 juta ke 4.18 juta — kehilangan hampir sejuta hanya dalam setahun.

🥡 Perbandingan tiga aplikasi pesan-antar (2026)

ItemBaeminCoupang EatsYogiyo
Pengguna bulanan (MAU)≈23.75 jutaLewat 10 juta≈4.18 juta
Pangsa nasional (perkiraan)≈54–58%≈25–29%≈10%
Syarat gratis ongkirLangganan Baemin ClubMembership Coupang WowLangganan internal & kupon
KekuatanRestoran terbanyak, jangkauan luar kota terbaikKepadatan Seoul/Gangnam, kecepatan pesanan tunggalKupon diskon agresif
Pembayaran asingKartu luar negeri, kartu Apple Pay luar negeri, pembayaran mobile TiongkokKartu luar negeri diterimaTerbatas
Bahasa aplikasiInggris, Mandarin, JepangSakelar bahasa Inggris di pengaturanInggris
Untuk pelancong, kesimpulannya: Kalau kamu menginap di pusat Seoul (Gangnam, Hongdae, Myeongdong) untuk perjalanan singkat, Coupang Eats saja sudah cukup. Aplikasi ini yang pertama membuka diri untuk kartu luar negeri dan pengantarannya cepat. Tapi di kota provinsi yang lebih kecil atau kawasan permukiman lama, sering kali kamu bahkan tidak akan melihat restoran yang bisa dipesan tanpa Baemin. Itulah persis alasan 55% pengguna Korea menjalankan dua aplikasi sekaligus.

Baemin Bukan Perusahaan Korea

Bagian inilah yang mengejutkan banyak orang asing. Operator Baemin, Woowa Brothers, dijual ke Delivery Hero asal Jerman pada 2019 seharga sekitar ₩4.75 triliun. Sebagai syarat persetujuan kesepakatan itu, Komisi Perdagangan yang Adil Korea memerintahkan Delivery Hero melepas Yogiyo — dan karena itulah Baemin dan Yogiyo kini jadi perusahaan yang tidak berkaitan.

Kemudian, pada Juli 2026, Uber meneken kesepakatan membeli Delivery Hero seharga sekitar US$14.8 miliar (₩22 triliun). Kalau rampung pada paruh kedua 2027, Baemin sekali lagi berpindah tangan — ke Uber. Layanan yang paling terasa Korea di negeri itu, pada akhirnya, punya struktur kepemilikan yang paling internasional.


Berapa Sebenarnya Biaya Pesan-Antar?

Sebelum kamu menekan tombol pesan, angka di layar terpecah setidaknya jadi tiga bagian: harga makanan, ongkos antar, dan tembok tak kasat mata bernama batas minimum pemesanan.

🧾 Seperti apa satu pesanan nyata (contoh: satu ekor ayam goreng)

ItemJumlahCatatan
Makanan₩20,000–24,000Harga di aplikasi sering lebih tinggi daripada harga di tempat
Ongkos antar₩0–6,000 (paling umum ₩3,000)Berfluktuasi real-time menurut jarak, cuaca, dan jam
Minimum pemesananSekitar ₩12,000–15,000Kamu memang tidak bisa membayar di bawah ini
Alat makan sekali pakai₩0 (hanya bila diminta)Tidak disediakan secara default sejak 2021
TotalSekitar ₩23,000–30,000Dengan membership, banyak pesanan ongkosnya jadi ₩0

Namanya menyesatkan, jadi mari kita luruskan: ongkos antar bukan tip untuk kurir. Korea tidak punya budaya tip. Itu ongkos kirim yang dibagi antara restoran dan pelanggan, dan kurirnya dibayar terpisah per pesanan di atas itu. Sama sekali tidak perlu menyerahkan uang tunai saat makananmu tiba.

Cara Benar-Benar Memangkas Biaya Pesan-Antarmu

  • Pilih pengantaran hemat atau "save". Kurir menggabungkan beberapa pesanan berdekatan dalam satu perjalanan, jadi datangnya 5–15 menit lebih lambat tapi ongkosnya turun separuh atau lebih.
  • Hindari hari hujan dan Jumat pukul 19:00–21:00. Ongkos bisa melonjak jadi dua kali lipat di jendela waktu itu.
  • Cek tab pickup (takeout). Kalau penginapanmu berjarak 5 menit jalan kaki dari restorannya, ongkos antar dan markup aplikasi sama-sama lenyap.
  • Menginap dua malam atau lebih? Bayar membership satu bulan. Tiga kali pesan antar dan kamu sudah untung.

Apakah Membership Gratis Ongkir Sepadan?

Sebagian besar pengguna Korea sudah berlangganan salah satu dari keduanya. Sebagai pelancong, hitungannya masuk akal mulai dari tiga malam.

💳 Perbandingan membership gratis ongkir

MembershipBiaya bulananManfaat pengantaranManfaat lain
Baemin Club₩3,990Gratis ongkir hemat tanpa batas, diskon pengantaran satu gedungKupon diskon merek, paket kupon belanja & bahan makanan
Coupang Wow₩7,890Gratis ongkir Coupang EatsGratis Rocket Delivery & pengantaran subuh, streaming Coupang Play

Coupang menaikkan harga bulanan Wow sebesar 58% pada Agustus 2024, dari ₩4,990 ke ₩7,890, dan nyaris tidak ada yang pergi. Dinilai dari sisi pengantaran saja terlihat mahal, tapi dengan Rocket Delivery dan streaming ikut dibundel, ongkos antar praktis jadi bonus. Manuver balasan Baemin — menaruh Baemin Club di balik dinding berbayar — memang ditujukan untuk mematahkan struktur itu.


Kenapa Harga di Aplikasi Lebih Mahal daripada di Toko?

Restoran sama, menu sama — tapi pesan lewat aplikasi dan harganya ₩1,000–2,000 lebih mahal. Ini bukan ilusi; ini kebijakan. Industrinya menyebutnya dual pricing.

Paket Whopper Burger King seharga ₩9,100 di gerai dan ₩10,500 di aplikasi pesan-antar — selisih ₩1,400. Waralaba besar seperti Kyochon Chicken, bhc, McDonald’s, dan Lotteria semuanya sudah menerapkannya, dan bhc menyebut lebih dari separuh gerai mitranya menaikkan harga aplikasi. Karena 70–80% pendapatan ayam goreng datang dari pesan-antar, menaikkan harga pesan-antar saja praktis sama dengan kenaikan harga menyeluruh.

Di baliknya ada komisi platform. Pada 2024, setelah 115 hari perundingan, dewan koeksistensi aplikasi pesan-antar mengganti komisi datar 9.8% dengan tarif berjenjang berdasarkan besaran pendapatan. Aturan ini berlaku tiga tahun sejak 2025.

📉 Komisi berjenjang aplikasi pesan-antar (kesepakatan dewan koeksistensi)

Kelompok pendapatan (menurut nilai transaksi)KomisiOngkos antar yang ditanggung pemilik
35% teratas7.8%₩2,400–3,400
Menengah 35–80%6.8%₩2,100–3,100
20% terbawah2.0%₩1,900–2,900

Karena restoran yang lebih besar membayar lebih banyak, beban waralaba besar tidak berkurang — dan beban itu bermigrasi ke menu pesan-antar dalam bentuk dual pricing. Satu hal yang perlu diingat sebagai konsumen: harga di aplikasi bukan harga sebenarnya restoran itu. Kalau tempatnya dekat penginapanmu, jalan kaki ke sana selalu lebih murah.


Cara Memesan Ayam Goreng ke Taman Hangang

Ayam goreng dan bir di atas tikar piknik di tepi Sungai Han bukan fantasi K-drama — itu terjadi tiap akhir pekan. Hanya ada satu aturan: kamu tidak bisa mengambil makanan di sembarang tempat, hanya di zona antar yang ditentukan.

Alasannya keselamatan. Setelah serentetan kecelakaan akibat motor kurir masuk ke hamparan rumput dan jalur sepeda, pemerintah kota Seoul menyisihkan titik-titik masuk tertentu di Taman Hangang Ttukseom dan Yeouido.

📍 Lokasi zona antar Taman Hangang (Kantor Pusat Hangang Masa Depan)

TamanLokasi zona antarJumlah
Taman Hangang TtukseomDepan Ttukseom Interchange, depan Pusat Informasi Ttukseom2
Taman Hangang YeouidoDepan Lahan Parkir 2, depan Yeouido Interchange, di samping pintu masuk Mulbit Square3

Pesan-Antar di Hangang, Langkah demi Langkah (Supaya Tidak Kacau)

  • Amankan tempatmu dulu, baru pesan. Pada sore akhir pekan hamparan rumputnya penuh sesak; mencari tempat saja bisa makan waktu 20 menit.
  • Tulis nama dan nomor zonanya di kotak alamat persis seperti aslinya. Contoh: Zona Antar 2 Taman Hangang Yeouido. Kalau kamu hanya menjatuhkan pin di peta, kurirnya tidak akan menemukan pintu masuknya.
  • Tulis lokasimu saat ini dan pakaianmu di kolom permintaan. Contoh: tikar piknik hitam, kaus biru. Zonanya ramai, dan inilah yang menyelamatkan proses serah terima.
  • Menuju zona sekitar 5 menit sebelum kedatangan. Kurir tidak bisa menunggu lama. Ambil makanannya, lalu bawa kembali ke tempatmu.
  • Bawa pulang sampahmu saat pergi. Taman Hangang menghasilkan lebih dari 4 ton sampah per hari di akhir pekan, dan 70% di antaranya kemasan pesan-antar.

📍 Buka di Naver Map

Pesan-antar di Hangang paling sibuk pada malam-malam musim panas. Pada Agustus 2026, Seoul menggelar Hangang Bamping — program menginap malam hari di taman — selama sebulan penuh di Yeouido dan Ttukseom, memasang papan berbahasa asing di zona antar dan menjalankan kampanye pengalaman pesan-antar bagi pengunjung asing.


Bisakah Orang Asing Benar-Benar Memesan?

Sampai 2024, jawabannya “pada dasarnya tidak”. Pada 2026, jawabannya “sebagian besar bisa — asal kamu memilih aplikasi yang tepat.”

Perubahan terbesar adalah kesepakatan yang diteken Pemerintah Kota Seoul dengan Baemin pada Agustus 2026. Baemin memperkenalkan pemesanan tanpa nomor ponsel Korea dan membuka pembayaran untuk kartu kredit terbitan luar negeri, pembayaran mobile Tiongkok, dan kartu Apple Pay luar negeri. Apple Pay dengan kartu luar negeri sudah mendukung Visa, Mastercard, JCB, dan Amex sejak Juni 2026.

🌏 Daftar periksa aplikasi dari sudut pandang pelancong asing

Yang perlu dicekBaeminCoupang EatsShuttle
Nomor ponsel KoreaBisa memesan tanpa ituUmumnya diperlukanTidak diperlukan
Kartu terbitan luar negeriBisa (termasuk Apple Pay)BisaBisa, PayPal juga
Bahasa aplikasiInggris, Mandarin, JepangSakelar bahasa InggrisHanya Inggris
Kualitas terjemahan menuSangat bervariasi antar restoranSangat bervariasi antar restoranMenu sepenuhnya berbahasa Inggris
Jumlah restoranTerbanyakBanyak, kebanyakan di pusat kotaTerbatas, kebanyakan di kawasan banyak orang asing
Layanan pelangganKebanyakan bahasa KoreaKebanyakan bahasa KoreaDukungan bahasa Inggris

Shuttle adalah aplikasi pesan-antar berbahasa Inggris yang dibuat khusus untuk orang asing. Kamu bisa memakainya tanpa nomor ponsel Korea, tanpa kartu izin tinggal, dan tanpa rekening bank Korea — dan bahkan menunya berbahasa Inggris. Kompensasinya, jumlah restorannya jauh lebih sedikit dan jam operasinya terbatas (pukul 11:00–24:00). Anggap saja itu asuransi realistis bagi pelancong jangka pendek yang terhalang di tahap pendaftaran aplikasi Korea.

Di Mana Pesanan Orang Asing Tersangkut (dan Cara Mengakalinya)

  • Tersangkut di verifikasi identitas — Kalau layarnya menuntut nomor operator Korea, cari dulu jalur yang membolehkanmu memesan tanpa nomor lokal (checkout tamu atau non-anggota). Kalau tidak ada, beralih ke Shuttle lebih cepat.
  • Tersangkut di alamat — Di hotel, tulis nama hotel dalam bahasa Korea plus nomor kamarmu, dan catat di kolom permintaan bahwa kamu akan mengambilnya di lobi. Itu menyelesaikan sebagian besar kasus. Meminta resepsionis menerimanya untukmu juga lazim.
  • Kartu terus ditolak — Kartu luar negeri melewati uji otorisasi kecil saat pendaftaran aplikasi. Kalau pembayaran luar negeri diblokir, kamu perlu mengaktifkan transaksi luar negeri daring lewat aplikasi penerbit kartumu lebih dulu.
  • Kalau semuanya gagal — Minta resepsionis hotel memesankan untukmu; banyak yang mau. Kotak makan minimarket dan sudut makanan panasnya juga jadi cadangan 24 jam.

Kenapa Pesan-Antar Korea Begitu Cepat?

Patokan 30 menit itu bukan kebetulan — itu hasil dari geografi dan cara orang hidup.

Empat Syarat di Balik Kecepatan Itu

1. Pelanggan yang bertumpuk vertikal. Kota-kota Korea dibangun mengelilingi kompleks apartemen. Satu menara memuat ratusan rumah tangga, jadi kurir bisa masuk sekali dan melayani beberapa rumah. Jarak antarnya secara fisik pendek.

2. Sepeda motor. Kendaraan roda dua adalah pilihan mutlak untuk menyusup gang sempit dan jalan macet. Di sinilah jurang kecepatan terbuka dibanding negara yang mengandalkan mobil.

3. Kawasan komersial yang padat. Lazim ada ratusan restoran dalam radius 1 km. Jeda antara memesan dan memasak jadi pendek.

4. Industri agensi pengantaran tersendiri. Restoran tidak merekrut kurir langsung; agensi pengantaran lokal menangani pesanan beberapa restoran sekaligus. Skala ekonominya kembali dalam bentuk kecepatan.

Dua Tren Baru: Pesan-Antar Satu Porsi dan Wadah Pakai Ulang

Seiring makin banyak orang tinggal sendiri, satuan pesan-antar pun berubah. Kategori one-bowl di Baemin dan kategori porsi tunggal di Coupang Eats adalah item yang syarat minimum pemesanannya dihapus sama sekali. Satu mangkuk jajangmyeon, satu sandwich — semuanya bisa lolos. Kalau kamu bepergian sendirian, tab ini praktis wajib.

Di sisi lain, ada satu hal yang tidak berjalan mulus: pesan-antar dengan wadah pakai ulang. Untuk memangkas plastik sekali pakai, Seoul memperluas pengantaran wadah pakai ulang lewat program “Zero Restaurant”, menargetkan 5,000 restoran peserta dan 400,000 wadah pakai ulang pada 2026. Program ini bahkan sudah digelar di Taman Hangang.

Tapi pemakaian nyatanya menyedihkan. Sepanjang 2025, pesanan berwadah pakai ulang di Taman Hangang Yeouido dan Ttukseom hanya berjumlah 221 — bahkan tidak sampai 20 sebulan. Pada periode yang sama, sampah akhir pekan di Taman Hangang melampaui 4 ton per hari, dan 70% di antaranya kemasan pesan-antar. Selebar itulah jarak antara kebijakan dan kenyataan.

Pengantaran Subuh Cerita yang Sama Sekali Berbeda

Dua hal sering dicampuradukkan setiap kali orang membicarakan pesan-antar Korea. Pengantaran subuh — pesan pukul 23:00 dan barangnya sudah di depan pintu sebelum pukul 07:00 — adalah industri yang sama sekali berbeda dari pesan-antar makanan.

Pasar pengantaran subuh tumbuh nyaris 30 kali lipat, dari ₩400 miliar pada 2015 jadi ₩11.8 triliun pada 2024, dan diperkirakan ₩15 triliun untuk 2025. Bagi turis ini nyaris tak berarti — tapi kalau kamu menginap sebulan atau lebih, mendapat air, buah, dan deterjen diantar subuh jauh lebih murah.


Orang-Orang di Balik Kecepatan Itu

Satu angka terakhir. Yang benar-benar menggerakkan pasar ₩40 triliun ini adalah orang-orang di atas sepeda motor.

Kurir yang dipekerjakan langsung oleh kantor pusat platform melaporkan penghasilan bulanan rata-rata sekitar ₩3.2 juta; yang bekerja lewat agensi pengantaran lokal, sekitar ₩2.81 juta. Tapi itu penghasilan kotor. Asuransi motor komersial memakan sekitar ₩80,000 sebulan, bahan bakar dan perawatan ₩250,000–400,000, dan penyusutan motornya keluar dari kantong kurir sendiri. Lebih dari itu, Korea sampai kini tidak punya statistik resmi berapa jumlah kurir pesan-antar di seluruh negeri — perselisihan antarlembaga berulang kali menunda perilisan angka pekerja platform.

Pasar ₩40 triliun yang pemerintahnya tidak tahu berapa orang bekerja di dalamnya — sedikit fakta yang bisa menangkap jarak antara kecepatan industri dan kecepatan sistem sebaik itu.

Yang bisa dilakukan pelancong sederhana saja. Kalau kamu melihat ongkos antar berlipat dua di hari hujan, itu bukan pemerasan — itu lebih dekat ke tunjangan risiko. Dan sepatah ucapan terima kasih di depan pintu tidak memakan biaya apa pun. Kira-kira itu saja.

Sumber data

  • Seoul Shinmun, "Pesan-antar makanan sudah jadi rutinitas… nilai transaksi tahun lalu mencetak rekor ₩40 triliun" (2026-01-06) — nilai transaksi dan 27.05 juta MAU berdasarkan tren belanja daring Badan Data Nasional — seoul.co.kr
  • FAQ Kantor Pusat Hangang Masa Depan, "Bisakah saya memesan ayam atau pizza diantar ke Taman Hangang?" — lokasi 2 zona antar Ttukseom dan 3 zona Yeouido — hangang.seoul.go.kr
  • Herald Economy, "Bagaimana orang asing tanpa nomor ponsel bisa memesan tteokbokki dan K-food lain ke Sungai Han" (2026-08-01) — kesepakatan Pemkot Seoul–Baemin, memesan tanpa nomor lokal dan membayar dengan kartu luar negeri — biz.heraldcorp.com
  • Sisa Journal e, "Coupang Eats merebut kembali posisi No. 1 aplikasi pesan-antar Seoul" — nilai transaksi Seoul Agustus 2025, Coupang Eats ₩211.3 miliar vs Baemin ₩160.5 miliar — sisajournal-e.com
  • Financial News, "Uber mengakuisisi Delivery Hero… kepemilikan Baemin Korea berpindah tangan" (2026-07-16) — sekitar US$14.8 miliar, diperkirakan rampung pada paruh kedua 2027 — fnnews.com
  • Straight News, "Dewan koeksistensi aplikasi pesan-antar mencapai kesepakatan dramatis setelah 115 hari" — tarif komisi berjenjang 2.0–7.8% — straightnews.co.kr
  • News1, "Melimpahkan ongkos antar ke konsumen jadi kenyataan; pemilik usaha kecil menunggangi gelombang dual pricing" — paket Whopper Burger King ₩9,100 di gerai vs ₩10,500 lewat pesan-antar — news1.kr
  • Kyunghyang Shinmun, "Coupang menaikkan membership Wow dari ₩4,990 ke ₩7,890" — kenaikan biaya bulanan — khan.co.kr
  • Electronic Times, "Baemin meluncurkan layanan langganan Baemin Club" — Baemin Club ₩3,990/bulan — etnews.com
  • SO,NOW, "Sampah akhir pekan Taman Hangang mencapai 4 ton sehari… kemasan pesan-antar menyumbang 70%" — 221 pesanan berwadah pakai ulang pada 2025 — society-now.com
  • Economist, "Pengantaran subuh tumbuh jadi pasar ₩15 triliun dalam satu dekade" — ₩400 miliar pada 2015 → ₩11.8 triliun pada 2024 — economist.co.kr
  • Herald Economy, "Sebenarnya ada berapa banyak kurir pesan-antar?" — tidak ada statistik resmi pekerja platform — biz.heraldcorp.com
  • VisitKorea, "SHUTTLE Delivery: Aplikasi Pesan-Antar Wajib bagi Orang Asing" — bisa dipakai tanpa nomor Korea atau kartu izin tinggal — visitkorea.or.kr