Berjalanlah menyusuri gang-gang Seoul, dan kamu akan menemukan toko dengan anak anjing duduk di balik kaca etalase. Di banyak negara Eropa hal ini sudah dilarang, dan beberapa negara bagian Amerika Serikat juga telah menghentikannya. Di Korea, praktik ini tetap legal — dan porsinya bukannya menurun, malah meningkat.
Pada saat yang sama, di negeri yang sama, jumlah hewan telantar turun ke bawah 100,000 ekor per tahun untuk pertama kalinya dalam satu dekade. Budaya adopsi Korea saat ini sedang dijalankan oleh dua arus sekaligus.
Jawaban singkatnya
- Rata-rata biaya adopsi ₩512,000. Dari yang membayar, 45.7% mengeluarkan ₩400,000 atau lebih.
- Jalur paling umum gratis dari kenalan (35.5%), disusul petshop (26.2%) — petshop naik tiga tahun berturut-turut.
- Hewan telantar 95,685 ekor, turun ke bawah 100,000 untuk pertama kalinya dalam satu dekade. Tingkat adopsi 25.6%.
Dari Mana Orang Korea Membawa Pulang Hewan Peliharaannya?
🐕 Jalur adopsi hewan peliharaan (Survei Kesadaran Publik tentang Kesejahteraan Hewan, Kementerian Pertanian, Pangan, dan Urusan Pedesaan)
| Jalur | Proporsi | Ciri |
|---|---|---|
| Gratis dari kenalan | 35.5% | Masih nomor satu |
| Beli di petshop | 26.2% | 2022: 21.9% → 2023: 24.0% → 2024: 26.2% |
| Diambil dari jalan | — | Terutama tinggi pada kucing, 24.9% |
| Adopsi dari penampungan | — | Berhak atas dukungan pemerintah daerah |
Jalur anjing dan kucing benar-benar berbeda. Anjing datang dari petshop (28.4%), kucing datang dari jalan (24.9%). Ini persis bersambung dengan angka yang kita lihat di artikel sebelumnya — “44.7% kucing adalah Korean Shorthair.” Budaya kucing Korea dekat dengan penyelamatan dan adopsi, sementara budaya anjingnya dekat dengan pembelian.
Jadi, Berapa Biayanya?
Ada catatan penting. Rata-rata ini mencakup kasus menerima hewan secara gratis. Harga riil membeli anjing kecil populer di petshop terbentuk jauh di atas rata-rata ini. Ras papan atas seperti Maltese, Poodle, dan Bichon umumnya mulai dari kisaran jutaan won lalu naik lagi tergantung musim, garis keturunan, dan warna bulu.
Pasar yang harganya tak pernah dibuka
Biaya dokter hewan disurvei dan dipublikasikan pemerintah, tapi harga jual hewan tidak punya statistik semacam itu. Ras yang sama bisa berbeda harga antartoko — bahkan di toko yang sama, antarindividu. Ketidaktransparanan inilah titik awal perdebatan petshop Korea.
Ada Apa di Balik Etalase Petshop?
Distribusi hewan peliharaan Korea memakai struktur tiga lapis: peternakan → tempat lelang → petshop. Struktur ini sendirilah isu hewan paling panas di Korea saat ini.
Menurut hukum yang berlaku, anak anjing boleh dijual mulai usia 2 bulan. Yang disebut ‘Lucy Law’ versi Korea, yang diajukan ulang pada November 2025, berisi kenaikan batas ini menjadi 6 bulan dan larangan total atas transaksi lelang. Jika disahkan, tempat lelang praktis lenyap. Tujuannya mengatasi masalah kurangnya sosialisasi akibat pemisahan dini. Sebaliknya, ada juga bantahan bahwa jual-beli langsung produsen–konsumen yang menghilangkan margin distribusi lebih realistis.
Ada satu alasan pelancong perlu tahu perdebatan ini. Memotret etalase petshop di Korea lalu mengunggahnya adalah tindakan yang lebih sensitif dari yang dibayangkan. Reaksinya tidak melulu “lucu”.
Hewan Telantar Sedang Menurun
Dari hewan yang diselamatkan, 70.4% adalah anjing dan 28.2% kucing. Jumlah kasusnya sudah menurun lebih dari lima tahun, tapi anggaran yang digelontorkan naik tiap tahun sehingga biaya perawatan per ekor untuk pertama kalinya menembus ₩500,000. Artinya, jumlah ekor menurun sementara standar perlindungannya naik.
Meski begitu, tingkat adopsi masih 25.6%. Hampir separuh hewan yang masuk penampungan mati secara alami atau dieutanasia. Persoalan hewan telantar Korea berada dalam keadaan di mana “sedang menurun” dan “masih serius” sama-sama benar.
Kalau mengadopsi, pemerintah daerah yang memberi uang
- Sebagian besar pemerintah daerah mendukung pengadopsi hewan hilang dan telantar hingga sekitar ₩250,000, untuk sterilisasi, vaksinasi, pendaftaran hewan, dan biaya pengobatan awal.
- Pemerintah Seoul membantu pendaftaran hewan dengan microchip tanam seharga ₩10,000 (siapa cepat dia dapat, terbatas sepanjang tahun).
- Anjing berusia 2 bulan ke atas wajib didaftarkan secara hukum. Pendaftaran kucing bersifat sukarela.
Yang Baik Diketahui Orang Asing
Kalau kamu mempertimbangkan adopsi di Korea
- Kelayakan adopsi — Orang asing boleh mengadopsi, tapi pusat perlindungan akan memeriksa status tinggal dan lingkungan pemeliharaanmu. Syaratnya berbeda per pemerintah daerah, jadi menanyakan langsung ke pusat yang bersangkutan lebih akurat.
- Kalau berangkat keluar negeri, urus karantina lebih dulu — Tergantung negara tujuan, microchip, uji titer antibodi rabies, dan masa tunggu setelah uji akan diminta. Di beberapa negara, persiapannya butuh 3–6 bulan. Inilah urutan yang harus dicek sebelum memutuskan adopsi.
- Yang tinggal singkat: cara lain selain adopsi — Ada jalur partisipasi jangka pendek seperti relawan penampungan, pengasuhan sementara, dan donasi. Beberapa penampungan di Seoul dan Gyeonggi menerima relawan kunjungan.
- Kalau membeli dari petshop lalu dibawa pulang — Persyaratan karantina berlaku sama seperti adopsi. Meski toko bilang "bisa dibawa keluar negeri", lebih aman cek sendiri standar negara tujuan.
Kalau budaya hewan peliharaan Korea diringkas dalam satu kalimat, begini: permintaannya sudah matang setara level dunia, tapi struktur pasokannya belum mampu mengejar kecepatan itu. Inilah alasan anak anjing di balik etalase dan statistik hewan telantar yang turun ke bawah 100,000 ekor bisa hidup berdampingan di tahun yang sama.
Sumber data
- Kementerian Pertanian, Pangan, dan Urusan Pedesaan, "Survei Kesadaran Publik tentang Kesejahteraan Hewan" — proporsi jalur adopsi, rata-rata biaya adopsi ₩512,000 (tahun sebelumnya ₩486,000), rata-rata per jenis hewan
- Badan Karantina Hewan dan Tumbuhan, "Survei Status Perlindungan dan Kesejahteraan Hewan Peliharaan" — hewan hilang dan telantar 95,685 ekor (turun 10.4% dari tahun sebelumnya), tingkat adopsi 25.6%, 273 pusat perlindungan, anggaran ₩47.97 miliar
- Undang-Undang Perlindungan Hewan — usia minimum penjualan hewan peliharaan (2 bulan), kewajiban pendaftaran hewan (anjing berusia 2 bulan ke atas)
- Amandemen yang disebut 'Lucy Law versi Korea' — diajukan ulang November 2025, melarang transaksi lelang dan menaikkan usia jual menjadi 6 bulan
- Program dukungan biaya adopsi hewan hilang dan telantar pemerintah daerah (Government24), program dukungan pendaftaran microchip tanam Pemerintah Seoul