Jawaban singkatnya

  • Huam-dong adalah kantong hunian tenang di lereng barat Namsan — daya tariknya kafe-kafe gang sempit, pasar tradisional, dan pemandangan dari puncak bukit.
  • Namyeong-dong adalah petak gang-gang datar tepat di sebelah Stasiun Seoul — rumah makan berusia 30 tahun dan restoran para chef Culinary Class Wars berdesakan dalam satu blok.
  • Keduanya terpisah 15 menit jalan kaki. Mulai dengan kopi di Huam-dong, turun perlahan ke Namyeong-dong, dan tutup dengan makan malam. Itu rute paling efisien.

Namyeong-dong dan Huam-dong: sebenarnya kawasan seperti apa?

Tolehkan kepalamu ke arah Namsan dari Stasiun Seoul dan keduanya ada di sana — dua kawasan yang jarang kamu temukan di peta wisata. Di kalangan warga Seoul, keduanya dikenal sebagai tempat yang kamu tuju saat Seongsu dan Yeonnam mulai terasa berlebihan. Keduanya berbagi satu hal: tanpa antrean.

Latar belakang

Huam-dong pernah punya banyak wajah — desa di luar tembok kota pada era Joseon, permukiman Jepang pada masa kolonial, lalu kawasan yang terbentuk karena kedekatannya dengan pangkalan militer AS di Yongsan. Karena itulah gangnya sempit, tangganya ada di mana-mana, dan rumah-rumah tua masih merangkap jadi kafe sampai hari ini.

Namyeong-dong selama puluhan tahun adalah kawasan percetakan. Pada 2014, para pemilik usaha muda mulai masuk ke bekas ruang percetakan dan menciptakan julukan Yeoljeong-do (Pulau Gairah). Belakangan, para chef ternama yang mencari sewa terjangkau membuka tempat mereka sendiri di gang-gang ini, dan suasananya berubah total.

🗺️ Huam-dong vs. Namyeong-dong sekilas

Huam-dongNamyeong-dong
KonturKaki Namsan — bukit dan tangga di mana-manaDatar, gang berpola petak
SuasanaHunian + kafe gang sempitJalan kuliner + kawasan perkantoran
KekuatanKafe, bakery, pasar, pemandanganPanggangan, sup, sajian racikan chef
Stasiun terdekatSookmyung Women’s Univ., Stasiun SeoulStasiun Namyeong, Sookmyung Women’s Univ.
Waktu terbaikPagi sampai soreMalam

Di mana warga lokal benar-benar ngopi di Huam-dong?

Ciri khas kafe Huam-dong: ukurannya mungil. Kamu tidak akan menemukan bakery-cafe berukuran luas di sini. Sebagian besar berupa unit lantai dasar yang dialihfungsikan atau ruang rooftop dengan 10 sampai 20 kursi, terselip dalam petak kampung yang padat. Semuanya bisa disambangi dengan jalan kaki.

🍰
Huam Yeollip
Raja castella Huam-dong yang tak terbantahkan. Castella krim wijen hitam dan latte Salt Hill adalah andalannya.
Compotable Namsan
Roastery yang tersohor soal nilai uang. Cloud latte di kisaran 3,000 won — hampir mustahil di pusat Seoul.
🍮
Undept
Markas tiramisu. Kafe pada siang hari, wine dan highball pada malam hari — kehidupan ganda yang langka.
🍓
Avec El
Persis di sebelah Pasar Huam. Penjaga kawasan yang mengalahkan tren dengan fruit toast dan dekor yang campur aduk.

Huam Yeollip

Namanya sudah membocorkan semuanya — yeollip berarti rumah deret, dan kafe ini memang begitu, unit hunian tua yang dialihfungsikan. Castella-nya diiris saat dipesan, jadi datang dalam keadaan hangat. Castella krim wijen hitam sekitar 7,600 won, latte Salt Hill andalannya sekitar 6,500 won. Kursi jadi barang langka begitu masuk sore.

📍 Buka di Naver Map

Compotable Namsan

Secangkir termurah di Huam-dong. Roastery yang menjual latte di kisaran 3,000 won — di tengah kota Seoul, itu praktis pelayanan publik. Tempat duduknya terbatas, jadi kebanyakan orang membeli lalu jalan. Kamu akan melihat warga lokal menyambar kopi di sini sebelum naik ke Namsan untuk berjalan-jalan.

📍 Buka di Naver Map

Undept

Tepat di jalur menanjak dari Stasiun Sookmyung Women’s University menuju Huam-dong. Tiramisu jadi bintang utamanya, tapi begitu malam datang tempat ini berubah jadi bar wine dan highball. Salah satu dari sedikit tempat di Huam-dong yang memungkinkanmu duduk santai sampai lewat gelap.

📍 Buka di Naver Map

Tips jalan kaki

  • Naik dari Stasiun Seoul Pintu Keluar 12? Siap-siap mendaki. Dari Stasiun Sookmyung Women's University, tanjakannya lebih ramah. Kalau kamu tidak mau berurusan dengan bukit, naik taksi 5 menit dari Stasiun Seoul ke Pasar Huam, lalu jalan menurun.
  • Gang-gangnya sempit dan lahan parkir praktis tidak ada. Tinggalkan mobilmu.
  • Sebagian besar kafe buka antara pukul 11:00 dan 11:30 pagi. Datang pukul 10 dan kamu hanya akan menatap banyak pintu tertutup.

Makan apa di Huam-dong

Kafenya cenderung generasi baru, tapi rumah makannya sebagian besar penjaga lama. Jangkarnya adalah Pasar Huam — pasar tradisional sungguhan tempat lapak sayur dan buah, toko banchan, serta kedai kalguksu saling berjalin di dalam labirin gang sempit.

🍚 Rumah makan lokal Huam-dong — diurutkan dari yang paling lokal

TempatSajianSuasana
Wuri SikdangSet menu harian (baekban)Kedai kampung klasik — menu hari itu ditulis tangan dan ditempel di pintu
Jindong SaekkosiIrisan ikan mentah (saekkosi)Melejit setelah diliput di YouTube Sung Si-kyung. Ikan didatangkan tiap hari
Yangpuni DongtaetangSup pollackMangkuk kuningan raksasa berisi sup pedas mendidih penuh seledri air dan udang air tawar
Minine KalguksuSup mi potong tanganJauh di dalam Pasar Huam — tempat para pedagang pasar sendiri makan

📍 Pasar Huam — Buka di Naver Map


Kenapa Namyeong-dong tiba-tiba jadi kawasan yang diperhatikan semua orang?

Jawabannya sederhana. Sewa. Sementara Yongridan-gil dan Samgakji di sebelahnya melambung sampai tak terjangkau, Namyeong-dong tetap murah — kawasan komersialnya dianggap “bukan di sini, bukan di sana”. Para chef terkenal yang ingin membuka tempat sendiri melihat peluang itu dan mengambilnya.

Tiga restoran milik chef dari Culinary Class Wars Netflix berdiri dalam satu blok Namyeong-dong. Namyeongtak milik Chef Oh Jun-tak, Namyeong Dongyangmun milik Chef Ko Seok-hyun, dan Via Toledo Pasta Bar milik Napoli Matfia Kwon Seong-jun — semuanya dalam radius 5 menit jalan kaki satu sama lain.
🍗
Namyeongtak
Ayam utuh panggang api kayu. Chef Oh Jun-tak dari Culinary Class Wars. Jangan datang tanpa reservasi.
🥩
Namyeong Dongyangmun
Iga sapi dan lidah sapi. Rumah panggangan bergaya tasting menu milik Chef Ko Seok-hyun.
🍝
Via Toledo Pasta Bar
Pasta bar milik Napoli Matfia Kwon Seong-jun. Kursinya sangat terbatas.
🐖
Namyeongdon
30 tahun membakar di atas arang kayu ek. Alasan awal orang datang ke Namyeong-dong untuk makan — kerap disebut satu dari tiga panggangan terbaik Seoul.

Namyeongdon

Dekat Stasiun Sookmyung Women’s University Pintu Keluar 6. Samcan, leher babi, pipi, dan daging skirt dipanggang di atas bara arang kayu ek. Inilah tempat yang bikin orang datang ke Namyeong-dong jauh sebelum para chef selebritas tiba. Siapkan diri untuk menunggu pada jam sibuk malam.

📍 Buka di Naver Map

Nambak

Lima menit jalan kaki masuk gang dari Stasiun Sookmyung Women’s University Pintu Keluar 10. Mi beras dalam kuah kaldu daging sapi Korea — bukan pho biasa. Mereka hanya buka pukul 8 pagi sampai 3 sore, jadi tempat ini tidak bisa kamu sisipkan ke rencana malam. Ideal sebagai sarapan telat / makan siang awal untuk membuka hari.

📍 Buka di Naver Map

Namyeong Arcade

Bukan tempat makan, tapi keliru kalau kamu melewatinya begitu saja. Bangunan bergaya arkade yang didirikan sebagai pasar umum pada 1922 — sudah berdiri di titik ini lebih dari satu abad. Kamu akan menemukannya secara alami sambil menyusuri gang-gang Namyeong-dong.

📍 Buka di Naver Map


Bagaimana menyusun rute setengah hari?

Rute rekomendasi — dari atas ke bawah

  • 11:00 Stasiun Seoul Pintu Keluar 12 → taksi 5 menit atau jalan kaki 15 menit → mulai di Pasar Huam
  • 11:30 Pilih satu kafe gang di Huam-dong (Huam Yeollip atau Compotable)
  • 13:00 Makan siang — baekban atau sup pollack di Huam-dong
  • 15:00 Turun ke arah Stasiun Sookmyung Women's Univ. → masuk Namyeong-dong
  • 17:30 Makan malam di Namyeong-dong — Namyeongdon (tanpa reservasi, datang lebih awal) atau tempat milik chef (reservasi wajib)

Balik rutenya dan kamu akan tertatih mendaki ke Huam-dong dengan perut kenyang. Tidak disarankan.

Sedang populer di Seoul

Klook.com

Tautan afiliasi — kami mungkin memperoleh komisi tanpa biaya tambahan untukmu. Detail →