Jawaban singkatnya
- Hanjeongseon (韓貞仙) adalah merek dessert Seoul yang mengisi chapssaltteok (kue beras ketan) dengan buah utuh, dan belakangan juga Greek yogurt, lalu membungkus tiap butirnya dengan kertas hanji berwarna. Awalnya cuma satu toko di Seongsu pada 2023; per Oktober 2026 sudah ada 8 toko, termasuk di food hall department store dan Seoul Station.
- Harga satuan ₩3,500–6,500 (papan menu di toko). Baru pertama kali? Ambil satu chapssaltteok yogurt, menu andalannya, plus satu yang bintangnya buah, misalnya jeruk utuh.
- Kamu daftar dulu di kiosk atau CatchTable, baru antre saat ponselmu berbunyi. Paling sepi saat buka di hari kerja, dan di cabang department store kamu bisa jalan-jalan ke lantai lain sambil menunggu.
- Malas antre? GS25 menjual chapssaltteok yogurt beku Hanjeongseon seharga ₩3,900. Produknya beda, tapi kamu tetap bisa merasakan potongan penampang yang terkenal itu dari freezer minimarket.
Antrean terpanjang di Seoul musim gugur ini bukan di depan butik mewah atau pop-up store, melainkan di depan toko kue beras. Di Seoul Station, lebih dari 500 rombongan sudah masuk daftar tunggu pada pukul 19.30 di hari Jumat; di Lotte World Mall, 140 rombongan mendaftar hanya sepuluh menit setelah toko buka. Yang diperebutkan? Kue beras isi buah seukuran setengah telapak tangan buatan Hanjeongseon.
Buat wisatawan, Hanjeongseon bisa bikin bingung. Pikiran pertamamu mungkin, “Bukannya ini mochi stroberi Jepang?” Tapi orang Korea bersikeras menyebutnya chapssaltteok, tokonya mirip rumah hanok, dan setiap butirnya dibungkus seperti kantong keberuntungan mungil. Panduan ini membahas apa yang perlu dibeli, berapa harganya, dan cara melewati antreannya — sekaligus arti chapssaltteok bagi orang Korea, yang jadi alasan besar kenapa demam ini bisa terjadi. Soal kenapa tren dessert Korea cepat sekali berganti, baca linimasa tren dessert Korea.
Apa itu Hanjeongseon?
Hanjeongseon adalah merek dessert takeaway yang melesat dari satu toko di Seongsu ke department store papan atas Seoul berkat satu produk: chapssaltteok buah. Toko pertamanya dibuka di Yeonmujang-gil, Seongsu-dong, pada 2023, lalu namanya meledak setelah foto penampang kuenya yang dibelah dua menyebar di media sosial. Sejak cabang Seoul Station dibuka pada 11 April 2026, toko ini jadi magnet bagi pelancong domestik yang lewat sekaligus turis asing.
Produknya sendiri sederhana. Kulit ketan yang kenyal membungkus satu buah utuh — stroberi, jeruk kupas, ara, kiwi emas, kesemek matang, anggur Shine Muscat — ditemani pasta kacang merah atau Greek yogurt, tergantung rasanya. Belah dua, dan buahnya memenuhi hampir seluruh penampang. Seorang wartawan memperkirakan perbandingan buah dan kue berasnya sekitar 7 banding 3.
Yang membuat Hanjeongseon beda dari toko tteok biasa justru bukan kuenya, melainkan tampilannya:
- Namanya: papan namanya ditulis dalam hanja (aksara Tionghoa), 韓貞仙 — “Korea”, “teguh”, dan “dewa abadi”. Walau tak bisa membacanya, kesannya langsung “sesuatu yang sangat Korea”.
- Bungkusnya: setiap butir diikat dengan kertas hanji kuning, oranye, atau merah plus label nama, bentuknya mirip bokjumeoni, kantong keberuntungan tradisional. Begitu diterima, langsung terlihat seperti hadiah. Kantong keberuntungan merah dijual terpisah seharga ₩5,000.
- Tokonya: interior bernuansa hanok; di cabang Lotte World Mall dindingnya dipenuhi guci porselen putih “moon jar”, dan stafnya mengenakan hanbok modern — beberapa bahkan memakai topi tradisional gat.
Singkatnya, Hanjeongseon tidak menciptakan kue beras baru. Mereka mengambil chapssaltteok buah yang sudah dikenal orang Korea, lalu mengubahnya jadi sesuatu yang ingin kamu foto, pamerkan, dan berikan sebagai hadiah. Untuk memahami kenapa strategi ini berhasil, kita perlu meluruskan dulu soal “chapssaltteok” versus “mochi”.
Apa bedanya Hanjeongseon dengan mochi Jepang?
Bentuknya nyaris sama; nama dan “kostumnya” yang berbeda. Kudapan berupa isian seperti pasta kacang merah yang dibungkus adonan beras ketan disebut chapssaltteok di Korea dan daifuku (大福, daifuku mochi) di Jepang. “Mochi”, kata yang paling sering dipakai orang asing, hanyalah bahasa Jepang untuk kue beras.
Daifuku berarti “keberuntungan besar”. Awalnya kue ini dinamai karena isiannya yang tebal (腹太餅, habutai mochi, “kue beras perut tebal”), lalu diganti menjadi “perut besar” (大腹), dan akhirnya homofon “keberuntungan besar” (大福); menjelang akhir abad ke-18, kue ini sudah cukup populer sampai orang memanggangnya. Daifuku stroberi yang kita kenal sekarang ternyata jauh lebih muda dari dugaanmu: baru muncul di Jepang pada 1980-an. Beberapa toko mengklaim sebagai penciptanya, jadi asal-usul pastinya kabur. Toko wagashi Tokyo, Oosumi Tamaya, mengaku membuat versinya setelah Tahun Baru 1985, terinspirasi strawberry shortcake, ketika pemiliknya membaca kolom koran yang meramalkan “era kue Barat akan berakhir dan era manisan Jepang akan datang”.
🍡 Satu keluarga, beda wajah — daifuku vs. chapssaltteok vs. Hanjeongseon
| Daifuku Jepang | Chapssaltteok tradisional Korea | Hanjeongseon | |
|---|---|---|---|
| Sebutannya | 大福 (daifuku); versi buah フルーツ大福 | chapssaltteok | Menyebut dirinya “chapssaltteok” |
| Isian klasik | Pasta kacang merah manis | Pasta kacang merah manis | Buah utuh + pasta kacang merah atau Greek yogurt |
| Versi isi buah | Sejak daifuku stroberi 1980-an | Sudah lama dijual di toko tteok dan toko dessert Korea | Buah memenuhi sebagian besar penampang |
| Citra | Wagashi teman teh hijau | Jimat lulus ujian, camilan malam musim dingin | Kantong keberuntungan hanji, toko bergaya hanok, hadiah |
Chapssaltteok buah juga bukan hal baru di Korea. Di dekat Universitas Hongik ada toko yang sudah tiga generasi hanya membuat chapssaltteok stroberi, dan chapssaltteok stroberi sudah lama jadi langganan etalase toko tteok lingkungan setiap musim dingin. Karena itu, sebagian netizen Korea bilang Hanjeongseon mirip toko daifuku buah terkenal di Osaka. Tapi kue beras berisi buah utuh bukan milik satu toko saja; lebih adil melihatnya sebagai konsumen yang mempertanyakan nuansa merek yang mirip, bukan kasus jiplakan.
Ada satu detail menarik: Hanjeongseon tidak pernah memakai kata “mochi” di menunya. Semuanya “chapssaltteok ○○”. Di forum online Korea bahkan ada yang menggerutu, “Hanjeongseon sendiri menjualnya sebagai chapssaltteok, kenapa semua orang terus menyebutnya mochi?” Kekeraskepalaan inilah inti mereknya. Benda yang sama, jika dibingkai sebagai tteok Korea alih-alih manisan Jepang, membawa muatan emosi yang sangat berbeda bagi orang Korea.
Apa arti chapssaltteok bagi orang Korea?
Dulu, ia adalah camilan yang suaranya bergema di gang-gang pada malam musim dingin, sekaligus jimat keberuntungan di depan ruang ujian. Kalau kamu melihat demam Hanjeongseon cuma sebagai orang yang antre kue beras kemahalan, bagian ini terlewat. Chapssaltteok membawa kenangan yang dimiliki hampir semua orang Korea.
“Chapssal tteo~ok, memilmuk saryeo”
Banyak orang Korea paruh baya mengingat chapssaltteok pertama-tama sebagai suara. Menurut badan warisan budaya nasional Korea, pedagang keliling malam yang menjual chapssaltteok dan memilmuk (jeli soba) kemungkinan muncul pada masa penjajahan Jepang, meski asal pastinya tidak jelas. Sampai 1970-an, teriakan “Chapssal tteo~ok, memilmuk saryeo!” — “Kue ketan, jeli soba!” — mudah terdengar di gang-gang Seoul dan kota besar lain. Musim dingin dengan malamnya yang panjang adalah musim panen mereka.
Latar belakang: para pedagang keliling malam
- Satu chapssaltteok dulu seharga 10 won, di masa semangkuk jajangmyeon sekitar 70 won (National Heritage Administration, Monthly Heritage).
- Selain mengantar koran, berjualan ini adalah cara pelajar miskin membiayai sekolah. Penjaga malam kadang pura-pura tak melihat pedagang belia yang masih berkeliaran lewat jam malam nasional.
- Ada teori kenapa kue beras dan jeli soba dijual berbarengan: jeli yang lembut membantu mendorong tteok yang lengket dan gampang bikin tersedak.
- Para pedagang ini perlahan hilang seiring datangnya layanan antar 24 jam untuk ayam goreng, jokbal (kaki babi rebus), dan piza. Meski begitu, pada 2004 masih ada 30 sampai 40 pedagang yang berkumpul setiap malam di dekat Stasiun Sillim, Seoul, untuk mengambil kotak kue mereka (Kyunghyang Shinmun).
“Lengket, ya!” — hadiah hari ujian
Hadiah klasik untuk pelajar Korea sebelum ujian besar adalah yeot (permen beras mirip toffee) atau chapssaltteok. Keduanya lengket, dan dalam bahasa Korea “menempel” (butda) juga berarti “lulus”. Maknanya makin kuat di era ketika siswa memilih universitas dulu baru mengikuti ujiannya (sampai generasi ujian masuk 1992), saat hasilnya benar-benar “nempel atau jatuh”. Chapssaltteok juga populer sebagai suvenir ucapan terima kasih di pernikahan.
Ujian masuk perguruan tinggi tahun ini, Suneung, jatuh pada Kamis, 19 November 2026. Kalau kamu di Seoul bulan November, kamu akan melihat toko roti, minimarket, dan toko tteok menjajarkan set hadiah chapssaltteok bertuliskan “합격” (lulus). Soal bagaimana seluruh negeri seakan berhenti di hari ujian, baca apa yang dilihat wisatawan di Seoul saat hari Suneung.
Dan di 2026, tteok kembali jadi dessert
Hanjeongseon tidak naik sendirian. Mengutip angka badan statistik nasional, media Korea melaporkan penjualan kue beras naik dari ₩564.1 miliar pada 2018 menjadi ₩962.4 miliar pada 2025, naik lebih dari 70%. Tahun ini bahkan muncul istilah tteokji sullye — “ziarah kue beras” ke toko-toko tteok terkenal di seluruh negeri — dan cabang Jamsil Lotte Department Store menggelar pop-up para pembuat tteok daerah. Bisa dibilang, tteok yang kenyal mengambil alih posisi yang ditinggalkan Dubai chewy cookie. Kalau ingin menjelajah toko tradisional, lihat panduan toko tteok dan hangwa di Seoul.
Menu dan harga: apa yang sebaiknya dipesan pertama kali?
Kunjungan pertama? Ambil satu chapssaltteok yogurt dan satu yang bintangnya buah. Ulasan paling sering merekomendasikan seri yogurt (terutama blueberry, Shine Muscat, dan persik), sedangkan dari seri buah, ara, jeruk utuh, dan chapssaltteok cokelat Dubai paling sering disebut.
💰 Menu satuan dan harga Hanjeongseon (papan menu Lotte World Mall, September 2026; sebagian dicocokkan dengan harga beli di Seoul Station pada 2 Oktober)
| Menu | Isian | Harga |
|---|---|---|
| Chapssaltteok cokelat Dubai | Kataifi + krim pistachio | ₩6,500 |
| Chapssaltteok Greek yogurt (Shine Muscat, persik, blueberry, dll.) | Buah + Greek yogurt | ₩6,000 |
| Chapssaltteok stroberi cokelat | Stroberi + cokelat | ₩5,500 |
| Chapssaltteok ara | Buah ara segar | ₩5,500 |
| Chapssaltteok kiwi emas | Kiwi emas | ₩4,500 |
| Chapssaltteok stroberi segar mugwort | Stroberi + kulit ketan mugwort | ₩4,500 |
| Chapssaltteok kesemek matang | Kesemek matang | ₩4,200 |
| Chapssaltteok nanas honey gold | Nanas | ₩4,000 |
| Chapssaltteok jeruk utuh | Satu jeruk kupas utuh | ₩4,000 |
| Chapssaltteok anbutter | Pasta kacang merah + mentega | ₩3,500 |
| Kantong keberuntungan (pembungkus) | — | ₩5,000 |
- Rasa musiman bergantian. Per Oktober 2026, sebagian besar rangkuman menyebut menu stroberi (stroberi segar, stroberi cokelat, stroberi mugwort, yogurt stroberi) serta yogurt mangga dan persik sedang absen sampai musimnya kembali. Musim gugur membawa kesemek dan ara; musim dingin, jeruk. Chapssaltteok stroberi segar Dubai, yang hanya dijual saat musim stroberi (musim dingin sampai semi), adalah yang termahal: ₩7,500.
- Cabang Seoul Station kabarnya punya rasa eksklusif “Seoul injeolmi”.
- Kotak hadiah: isi 6 di kisaran awal ₩30,000-an (₩31,000–33,000) dan isi 9 di kisaran pertengahan ₩40,000-an (₩45,000–47,000), sedikit berbeda antarlaporan. Kotak isi 6 berisi Dubai, ara, stroberi cokelat, kesemek, jeruk, dan kiwi emas; isi 9 menambahkan anbutter, nanas, dan stroberi mugwort. Isinya tidak bisa dipilih, dan saat ramai, kotak hadiah habis duluan.
Tips praktis: cara memilih
- Rasa incaranmu bisa habis meski giliranmu sudah tiba. Tentukan pilihan pertama, kedua, dan ketiga dari awal.
- Untuk berdua, kombinasi paling umum adalah satu yogurt + satu buah + satu Dubai untuk dibagi. Empat butir sudah lebih dari ₩20,000.
- Kalau kamu tidak terlalu suka manis, jeruk atau kiwi emas lebih aman daripada Dubai atau kesemek, menurut kebanyakan ulasan.
- Paling enak dinikmati dingin. Kalau tidak langsung dimakan, baca bagian penyimpanan di bawah.
Berapa lama antrean di Hanjeongseon?
Mulai dari beberapa menit sampai hampir dua jam, tergantung toko dan jamnya. Pagi hari kerja tepat setelah buka paling singkat; sore dan malam akhir pekan di Seoul Station paling lama. Inilah catatan wartawan Korea di lapangan pada musim gugur 2026.
⏱️ Antrean Hanjeongseon yang terkonfirmasi lewat pemberitaan (September–Oktober 2026, dirangkum SeoulWindow)
| Tanggal dan jam | Toko | Yang terlihat wartawan | Sumber |
|---|---|---|---|
| Sel 15 Sep, 16.00 | Shinsegae Gangnam | Sekitar 50 orang mengantre; sekitar 50 menit sampai dilayani | Money Today |
| Awal Okt, 10.40 (terbit 2 Okt) | Lotte World Mall | 141 rombongan di depan, 10 menit setelah buka | MTN |
| Hari yang sama, 14.40 | Lotte World Mall | 214 rombongan di depan; notifikasi datang sekitar 1 jam setelah daftar | MTN |
| Jum 2 Okt, 19.30 | Seoul Station | Sekitar 540 rombongan di kiosk; wartawan menunggu sekitar 2 jam | Edaily |
Bagaimana sistem antreannya?
- Daftar — Daftar dengan nomor ponsel di kiosk dekat toko. Di Seoul Station, kiosknya ada di area terpisah setelah naik eskalator. Beberapa toko menerima daftar tunggu lewat aplikasi reservasi CatchTable, dan menjelang sore pendaftaran bahkan bisa ditutup.
- Tunggu notifikasi — Saat giliranmu mendekat, notifikasi KakaoTalk akan masuk. Sementara itu kamu bebas ke mana saja.
- Antrean pendek di depan — Setelah dapat notifikasi, kamu masuk antrean kedua yang lebih pendek di depan kasir. Di Seoul Station, sekitar 30 orang berdiri di antrean ini.
- Pesan dan bayar — Pilih dari rasa yang masih tersisa; staf langsung membungkus tiap butir dengan hanji. Cek jumlah dan totalnya begitu kantong diterima.
Tips praktis: memangkas waktu tunggu
- Datang tepat saat buka di hari kerja. Kebanyakan toko buka pukul 10.30 (Seoul Station buka sebelum subuh).
- Pilih cabang department store. Daftar, jelajahi food hall atau lantai lain, lalu kembali saat notifikasi datang. "Pelanggan yang belanja sambil menunggu" inilah alasan department store berebut menggaet Hanjeongseon.
- Kamu butuh nomor ponsel. Tanpa nomor Korea, notifikasinya mungkin tidak masuk, jadi tanyakan dulu ke staf apakah nomor luar negeri bisa dipakai. CatchTable punya versi bahasa Inggris (CatchTable Global), tapi apakah daftar tunggu Hanjeongseon tersedia di sana perlu dicek per toko.
- Hindari puncak musim hadiah seperti Chuseok, libur akhir tahun, dan seminggu sebelum Suneung. Kotak hadiah habis duluan.
Dari 8 toko Hanjeongseon, mana yang cocok untuk wisatawan?
Untuk suasana, toko asli di Seongsu; untuk diselipkan ke rute perjalanan, Seoul Station; agar menunggu tidak terasa, cabang department store. Semua toko hanya melayani takeaway, tanpa tempat duduk.
📍 Toko dan jam buka Hanjeongseon (berdasarkan rangkuman September 2026 — cek aplikasi peta sebelum berangkat)
| Toko | Lokasi | Jam buka | Cocok untuk |
|---|---|---|---|
| Toko utama Seongsu | 43-1 Yeonmujang-gil, Seongsu-dong, 1F | 10:30–22:00 | Suasana aslinya, jalan-jalan di kawasan kafe Seongsu |
| Seoul Station | Seoul Station, 2F | 04:30–24:30 | Sebelum naik KTX atau AREX, oleh-oleh |
| The Hyundai Seoul | The Hyundai Seoul, Yeouido | Buka 10:30 | Rencana ke Yeouido dan Sungai Han |
| Lotte World Mall | Lotte World Mall, Jamsil | 10:30–22:00 | Lotte World, Seoul Sky |
| Lotte Department Store Main | Myeongdong / Euljiro | 10:30–20:00 | Belanja di Myeongdong |
| Shinsegae Gangnam | Shinsegae Gangnam, Express Bus Terminal, B1 | 10:30–20:00 | Gangnam, perjalanan bus antarkota |
| Hyundai Trade Center | Hyundai Department Store dekat COEX, Samseong-dong, B1 | Buka 10:30 | COEX, Starfield Library |
| Hyundai Pangyo | Hyundai Department Store Pangyo, Seongnam (Gyeonggi), B1 | Buka 10:30 | Perjalanan bisnis atau menginap di Pangyo |
Toko utama Seongsu — gang tempat semuanya bermula
Di Yeonmujang-gil, Seongsu-dong, beberapa menit dari Stasiun Seongsu. Awal September, laporan menyebut antrean di sini sekitar 5 menit dibanding sekitar 15 menit di Shinsegae Gangnam — jadi anggapan “toko aslinya pasti lebih ramai” tidak selalu benar. Seongsu penuh pop-up store dan ada Olive Young N Seongsu, jadi gampang diselipkan ke rencana setengah hari. Untuk kafe di sekitarnya, lihat 10 kafe terbaik di Seongsu.
Seoul Station — paling pagi buka, paling larut tutup
Dibuka pada April 2026, ini satu-satunya cabang yang buka dari sebelum subuh sampai lewat tengah malam. Lokasinya tepat di titik orang naik KTX ke kota lain atau AREX ke Bandara Incheon, sehingga pelancong domestik dan turis asing berkumpul di sini bersamaan — dan antrean malamnya yang terpanjang di antara semua toko. Untuk makan di sekitar stasiun, lihat 10 tempat makan lokal di Seoul Station.
Cabang department store — waktu tunggu paling tidak terbuang
The Hyundai Seoul, Lotte World Mall, Lotte Department Store Main, Shinsegae Gangnam, Hyundai Trade Center, dan Hyundai Pangyo semuanya memungkinkan kamu mendaftar lalu berkeliling gedung, dan itulah keunggulan terbesarnya. Salah satu rangkuman mencatat diskon turis asing Lotte (5% untuk pembelian ₩30,000 ke atas) terpasang di samping kasir cabang-cabang Lotte, jadi bawa paspormu dan cek dulu diskon department store Seoul untuk turis. Mau ke The Hyundai Seoul? Padukan dengan panduan lokal The Hyundai Seoul.
📍 Buka di Naver Map — The Hyundai Seoul 📍 Buka di Naver Map — Lotte World Mall 📍 Buka di Naver Map — Lotte Department Store Main 📍 Buka di Naver Map — Shinsegae Gangnam 📍 Buka di Naver Map — Hyundai Trade Center
Bagaimana cara menyimpan Hanjeongseon, dan berapa lama tahan?
Sebisa mungkin habiskan di hari yang sama. Dengan buah segar dan yogurt di dalamnya, ini bukan dessert yang tahan lama. Setiap pembelian disertai kartu petunjuk penyimpanan.
🧊 Penyimpanan per jenis (berdasarkan ulasan pembeli yang mengutip kartu dari toko)
| Jenis | Penyimpanan | Cara menikmati |
|---|---|---|
| Chapssaltteok buah segar (jeruk, kiwi emas, ara, dll.) | Simpan di kulkas | Makan selagi segar; kue berasnya mengeras di kulkas seiring waktu |
| Chapssaltteok Greek yogurt | Paling baik langsung dimakan; kalau tidak, bekukan | Jika dibekukan, cairkan di suhu ruang sekitar 30 menit |
| Chapssaltteok kesemek, anbutter, Dubai | Cek catatan terpisah di kartu | — |
Latar belakang: di hotel dan saat pulang
- Kamarmu tidak ada kulkas? Beli secukupnya untuk dimakan hari itu. Bungkus hanji hampir tidak membantu menjaga suhu dingin.
- Ini bukan oleh-oleh yang cocok dibawa pulang naik pesawat. Banyak negara membatasi masuknya makanan berisi buah segar atau produk susu, dan kuenya mudah basi di suhu ruang selama penerbangan panjang. Nikmati selagi di Korea; kalau ingin kenang-kenangan, foto dan bungkus kantong keberuntungannya adalah pilihan realistis.
- Di musim panas, yogurt-nya meleleh saat dibawa berkeliling. Paling enak dimakan dekat tempat membelinya.
Malas antre? Coba versi GS25
Minimarket GS25 di seluruh Korea menjual chapssaltteok beku kolaborasi Hanjeongseon seharga ₩3,900. GS Retail mengembangkannya bersama produsen dessert Loromello, dan penjualan nasional dimulai pada 3 September 2026.
- Bedanya: alih-alih buah segar, ini dessert beku berisi krim yogurt (gelato). Saat beku rasanya seperti sorbet; setelah mencair, teksturnya jadi kenyal seperti chapssaltteok asli. Penampang khas Hanjeongseon tetap dipertahankan, dengan krim putih yang terlihat saat dibelah dua.
- Seberapa laris: pra-penjualan 400 buah di GS25 Gangnam dan Bandara Incheon pada 28 Agustus ludes dalam 15 menit. Di hari peluncuran terjual 100,000 buah, dan dalam sepuluh hari menembus 360,000. Sekitar sebulan kemudian, penjualan kumulatif mencapai 700,000, dan dilaporkan menjadi produk terlaris di layanan antar dan ambil GS25 selama periode itu, mengalahkan bir kaleng.
- Babak kedua, pistachio: setelah pra-pesan 20,000 buah mulai 7 Oktober, produk ini masuk toko sejak 15 Oktober. Dessert beku ini berisi krim pistachio panggang, dan produsennya menyebut penjualan hari pertama sebesar ₩330 juta memecahkan rekor versi yogurt.
- Cara mencarinya: stoknya cepat lenyap. Cek dulu toko terdekat di aplikasi GS25, Woori Dongne GS. Untuk perbedaan jaringan minimarket di Korea, lihat panduan merek minimarket Korea.
Kenapa orang rela antre selama itu? Penilaian jujur
Rasa saja tidak cukup menjelaskan antreannya. Media dan pengulas Korea menyebut empat alasan.
- Kue beras yang familier dalam balutan “tradisi Korea” — Sesuatu yang bisa disebut mochi buah dijual sebagai chapssaltteok dan dibungkus hanja, hanji, dan hanok. Bagi orang asing, ini jadi “dessert yang cuma bisa dibeli di Korea”; bagi orang Korea, familier tapi terasa baru.
- Penampangnya adalah kontennya — Belah dua, dan buahnya memenuhi bingkai foto. Kamu punya alasan memotret sejak detik membeli, dan foto itu mendatangkan pelanggan berikutnya.
- Cocok sebagai hadiah — Bungkus kantong keberuntungan mengubah camilan jadi sesuatu yang dibawakan untuk orang lain. Toko Seoul Station yang buka sebelum subuh jadi masuk akal kalau kamu membayangkan orang-orang yang membeli untuk orang lain.
- Antreannya adalah iklannya — Antrean membuat orang yang lewat bertanya-tanya “ada apa di sana?”, dan makin lama menunggu, makin ingin kamu mengunggahnya. Jumlah toko dan produksi harian yang terbatas menambah kesan bahwa barang ini susah didapat.
Lalu, bagaimana rasanya? Pendapatnya jelas terbelah.
Wartawan Edaily yang menunggu hampir dua jam di Seoul Station sampai pada kesimpulan serupa. Buah adalah bintangnya dan kue beras menambah kekenyalan, sehingga menarik sebagai hadiah — tapi dengan ₩21,000 untuk empat butir, atau kira-kira secangkir kopi per gigitan, harga dan antreannya terasa berat. Di aplikasi ulasan Korea, komentar “enak karena buahnya enak”, “yang stroberi mengecewakan kalau bukan musimnya”, dan “kemenangan kemasan” berdampingan dengan “orang asing pasti suka sekali”. Bahkan ada unggahan yang menjual sisa kertas pembungkusnya seharga ₩50,000 di aplikasi barang bekas sampai masuk berita. Saat ini, Hanjeongseon dikonsumsi bukan sebagai kue beras, melainkan sebagai pengalaman.
Chapssaltteok tiruan bermunculan di mana-mana
Karena Hanjeongseon hanya punya toko di Seoul dan Pangyo, toko tteok dan pembuat dessert di daerah lain meluncurkan chapssaltteok buah-dan-yogurt versi mereka sendiri, dan waralaba pun ikut terjun.
🍓 Perlombaan dessert chapssaltteok — produk serupa dari merek lain (menurut Herald Business, 11 Oktober)
| Merek | Produk | Catatan |
|---|---|---|
| Yoajung (waralaba frozen yogurt) | 5 varian chapssaltteok yogurt buah segar | Diluncurkan lebih dulu di 250 toko pada 19 September; jumlah terbatas per toko |
| The Venti (waralaba kopi) | Yogurbora mochi | Dari merek shop-in-shop Greek yogurt miliknya |
| Waffle University | Wafel lembaran chapssaltteok | Lembaran kue beras + krim yogurt + buah |
| CU (minimarket) | Dubai chewy chapssaltteok | Sekitar 2.8 juta terjual sejak diluncurkan Oktober 2025 |
Akankah Hanjeongseon lenyap seperti Dubai chewy cookie?
Tren dessert Korea padam dengan kecepatan yang menakutkan. Toko tanghulu yang dulu berjajar di setiap jalan pada 2023 nyaris hilang dua tahun kemudian, dan Dubai chewy cookie yang mustahil dicari di awal tahun ini mendingin dalam hitungan bulan. Satu perbedaannya: demam Dubai chewy cookie tidak dipimpin satu merek tertentu, sedangkan demam chapssaltteok buah digerakkan oleh nama Hanjeongseon. Apakah mereka menambah toko, menjaga kelangkaan, atau memperbesar lini minimarket akan menentukan setahun ke depan. Untuk gambaran besarnya, baca linimasa tren dessert Korea.
Buat wisatawan, kesimpulannya sederhana. Selagi kamu di Seoul, itulah saat paling mudah untuk mencoba Hanjeongseon, dan kamu tidak perlu antre dua jam. Daftar di cabang department store pada pagi hari kerja, beli satu yogurt dan satu buah musiman, lalu belah dua di tempat. Kamu akan langsung paham kenapa penampang itu memenuhi begitu banyak ponsel orang Korea.
Sumber data
- Antrean dan harga di lapangan: Edaily, "₩6,500 sebutir, 540 rombongan antre di Hanjeongseon" (4 Okt 2026), MTN, "Kue beras yang laku miliaran di department store dan minimarket" (2 Okt 2026), Money Today, "Open-run demi kue beras ₩7,500" (23 Sep 2026)
- Papan menu dan jam buka: utilkorea, Hanjeongseon chapssaltteok 2026; penyimpanan: ulasan pembelian trvlogue
- Kolaborasi GS25: Wikitree (peluncuran GS25), Herald Business, "Demam chapssaltteok yang dimulai Hanjeongseon", Herald Business, "Demam tteok fusion" (11 Okt 2026), Dailian, "Chapssaltteok pistachio tembus ₩330 juta dalam sehari" (16 Okt 2026)
- Ulasan Lee Su-hyun: Money Today (14 Okt 2026)
- Sejarah daifuku: Wikipedia — Daifuku, Oosumi Tamaya (GLTJP)
- Pedagang kue beras dan jeli soba: National Heritage Administration, Monthly Heritage — pedagang camilan malam, Kyunghyang Shinmun, "Hal-hal yang mulai hilang — penjual kue beras dan jeli soba" (9 Feb 2004)
- Budaya hadiah ujian: Maeil Shinmun (2009); tanggal Suneung 2027: rencana dasar pelaksanaan Kementerian Pendidikan dan KICE (31 Mar 2026)