Naik bus biru di Seoul hari ini, tap kartu untuk pindah ke kereta bawah tanah, jalan-jalan di sepanjang Cheonggyecheon lalu rebahan di rumput depan Balai Kota — tanpa sadar, kamu sedang menghabiskan hari di dalam tahun 2000-an. Baru saja lepas dari krisis keuangan Asia, Korea memakai dekade itu untuk membuka bandara baru dan kereta cepat, menjadi tuan rumah Piala Dunia, dan menata ulang pusat kotanya. Berikut satu berita utama untuk setiap tahun, plus di mana jejaknya masih bisa kamu lihat sekarang.

Jawaban singkatnya

  • Tahun 2000-an adalah masa ketika transportasi yang dipakai wisatawan setiap hari muncul hampir bersamaan: Bandara Incheon (2001), KTX (2004), serta perombakan bus Seoul dan T-money (2004).
  • Nonton bareng di jalan depan Balai Kota saat Korea melaju ke semifinal Piala Dunia 2002 meninggalkan sebuah ruang publik baru pada 2004: Seoul Plaza.
  • Cheonggyecheon (2005), kebakaran dan restorasi Sungnyemun (2008, 2013), serta Alun-alun Gwanghwamun (2009) semuanya berada di satu garis lurus dari Sungnyemun ke Gwanghwamun — setengah hari jalan kaki sudah cukup.

🗓️ Berita utama Korea per tahun, 2000–2009, dan jejak yang tersisa hari ini

TahunBerita utamaJejak yang masih bisa dilihat
2000KTT antar-Korea pertama, Kim Dae-jung meraih Nobel PerdamaianPerpustakaan Kim Dae-jung (Donggyo-dong)
2001Bandara Internasional Incheon dibuka, utang IMF dilunasiBandara Incheon, istilah “lulus dari IMF”
2002Peringkat keempat Piala Dunia Korea–Jepang, nonton bareng di jalanStadion Piala Dunia Seoul, Seoul Plaza
2003Tragedi kebakaran kereta bawah tanah DaeguGerbong dengan interior tahan api
2004KTX dibuka, perombakan bus dan T-money, mosi pemakzulan dan penolakannya, 40 jam kerja per mingguBus berkode warna, transfer dengan kartu transportasi
2005Cheonggyecheon hasil restorasi dibukaCheonggyecheon, Museum Cheonggyecheon
2006Ban Ki-moon terpilih sebagai Sekjen PBB, Sungnyemun dibuka untuk umumPlaza di depan Sungnyemun
2007Tumpahan minyak Taean dan gelombang relawanBalai Peringatan Pemulihan Tumpahan Minyak (Taean)
2008Kebakaran Sungnyemun, aksi lilin, krisis keuanganSungnyemun yang telah dipulihkan, Cheonggye Plaza
2009Dua mantan presiden wafat, Kim Yuna juara dunia, Alun-alun Gwanghwamun dibukaAlun-alun Gwanghwamun
Ke-4
Peringkat akhir Korea di Piala Dunia 2002
2:40+
Seoul–Busan dengan KTX setelah dibuka, dalam jam (sebelumnya 4:10)
5.84km
Ruas Cheonggyecheon yang direstorasi pada 2005

Bagaimana Korea membuka diri ke dunia pada 2000–2002?

2000 — KTT antar-Korea pertama dan Hadiah Nobel Perdamaian

Pada 13–15 Juni, Presiden Kim Dae-jung datang ke Pyongyang untuk KTT antar-Korea pertama sejak semenanjung terbagi, dan kedua pemimpin menandatangani dokumen yang dikenal sebagai Deklarasi Bersama 15 Juni. Pada 13 Oktober, Komite Nobel Norwegia mengumumkan dia sebagai penerima Hadiah Perdamaian atas kontribusinya bagi demokrasi, hak asasi manusia, dan rekonsiliasi dengan Korea Utara. Itulah Hadiah Nobel pertama bagi orang Korea.

Di Seoul hari ini: Perpustakaan Kim Dae-jung di Donggyo-dong, dekat Stasiun Hongik University, punya pameran tentang perjalanan hidupnya dan materi seputar Hadiah Nobel. Perpustakaan ini hanya buka pada siang hari di hari kerja.

📍 Buka di Naver Map

2001 — Bandara Incheon dibuka dan Korea “lulus” dari IMF

Pada 29 Maret, Bandara Internasional Incheon dibuka dan mengambil alih penerbangan internasional wilayah ibu kota dari Gimpo. Lalu pada 23 Agustus, Korea melunasi cicilan terakhir dari pinjaman US$19.5 miliar yang diambil dari IMF semasa krisis keuangan — jauh lebih cepat dari tenggat awal Mei 2004. Orang Korea sampai sekarang menyebut momen ini IMF joreop (“lulus dari IMF”).

Di Seoul hari ini: Bagi kebanyakan wisatawan, inilah adegan pertama perjalanan. Menurut Newsis, bandara ini melayani sekitar 74.07 juta penumpang internasional pada 2025. Untuk menuju kota, lihat perbandingan transportasi dari Bandara Incheon ke Seoul.

2002 — Semifinal Piala Dunia dan “Setan Merah”

Di Piala Dunia Korea–Jepang (31 Mei–30 Juni), Korea mengalahkan Spanyol lewat adu penalti di Gwangju pada 22 Juni untuk melaju ke semifinal, lalu kalah 0–1 dari Jerman di semifinal di Stadion Piala Dunia Seoul pada 25 Juni dan finis di peringkat keempat. Suporter berkaus merah yang dikenal sebagai Bulgeun Angma (Setan Merah) dan geori eungwon (nonton bareng di jalan) di depan Balai Kota menjadi kosakata sehari-hari sejak musim panas itu.

Di Seoul hari ini: Stadion Piala Dunia Seoul (66,704 kursi) punya tur stadion dari Seoul Facilities Corporation (sekitar 1 jam, ₩1,000 untuk dewasa), yang hanya bisa dipesan lewat sistem Reservasi Layanan Publik Kota Seoul.

📍 Buka di Naver Map

Persimpangan di depan Balai Kota tempat nonton bareng itu berlangsung berubah menjadi alun-alun berumput pada Mei 2004: Seoul Plaza.

📍 Buka di Naver Map


Kenapa kereta bawah tanah, bus, dan sungai Seoul berubah pada 2003–2005?

2003 — Tragedi kebakaran kereta bawah tanah Daegu

Pagi hari 18 Februari, pembakaran yang disengaja di Stasiun Jungangno, Jalur 1 kereta bawah tanah Daegu, memicu kebakaran yang menewaskan 192 orang dan melukai 151 orang. Sampai kini, ini masih bencana kereta api dengan korban jiwa terbanyak dalam sejarah Korea, dan sesudahnya standar material interior gerbong diperketat secara besar-besaran. Orang Korea juga menyebutnya tragedi 2·18.

Di Seoul hari ini: Inilah alasan kursi kereta bawah tanah berupa baja tahan karat polos tanpa bantalan. Mulai 2004, Seoul mengganti interior 1,564 gerbong di Jalur 5–8 dengan material tahan api. Tempat peringatannya adalah menara peringatan di Taman Tematik Keselamatan Warga Daegu di kaki Gunung Palgongsan, tempat upacara peringatan digelar setiap 18 Februari.

2004 — KTX, bus berkode warna, mosi pemakzulan, dan 40 jam kerja seminggu

Pada 1 April, KTX mulai beroperasi dan memangkas perjalanan Seoul–Busan menjadi 2 jam 40-an menit. Pada 1 Juli, bus Seoul ditata ulang menjadi jalur trunk, cabang, antarwilayah, dan keliling. Di hari yang sama lahir sistem tarif terpadu — tarif dasar ₩800 untuk 10 km pertama, lalu hanya tambahan sesuai jarak saat transfer dengan kartu transportasi — dan kartu T-money mulai dijual.

Warna bus yang ditetapkan pada 2004 tidak berubah sampai sekarang: biru = trunk, hijau = cabang (dari permukiman ke stasiun kereta bawah tanah), merah = antarwilayah (dari Gyeonggi-do ke Seoul), kuning = keliling pusat kota. Aturan tap kartu saat turun dan transfer dalam 30 menit agar dapat diskon transfer juga berlaku sejak saat itu.

Pada 12 Maret, Majelis Nasional meloloskan mosi pemakzulan Presiden Roh Moo-hyun dengan 193 dari 271 anggota menyetujui; pada 14 Mei, Mahkamah Konstitusi menolaknya. Mulai Juli, aturan 40 jam kerja per minggu berlaku di tempat kerja dengan 1,000 karyawan atau lebih, dan ju-5-il-je (lima hari kerja seminggu) mulai menyebar.

Di Seoul hari ini: Lanjutkan dengan panduan kartu T-money, sejarah tarif transportasi Seoul, dan day trip naik KTX dan SRT.

2005 — Cheonggyecheon mengalir lagi

Proyek yang dimulai pada Juli 2003 dengan pembongkaran jalan layang akhirnya rampung, dan Cheonggyecheon dibuka pada 1 Oktober. Ruas yang direstorasi sepanjang 5.84 km dengan 22 jembatan. Pemerintah Kota Seoul memperkirakan jumlah kunjungan kumulatif mencapai sekitar 330 juta hingga 2025.

Di Seoul hari ini: Mulai saja dari Cheonggye Plaza lalu jalan ke arah timur (jalan kaki menyusuri jembatan Cheonggyecheon). Museum Cheonggyecheon di Majang-dong buka Selasa–Minggu, 09:00–18:00, gratis.

📍 Buka di Naver Map


2006–2009: Dari kebakaran Sungnyemun hingga Kim Yuna

2006 — Ban Ki-moon memimpin PBB, Sungnyemun dibuka

Pada 13 Oktober, Majelis Umum PBB memilih Ban Ki-moon, yang saat itu menjabat Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Korea, sebagai Sekretaris Jenderal kedelapan; ia menjabat selama sepuluh tahun sejak Januari 2007. Di tahun yang sama di Seoul, sebuah plaza dibangun di sisi selatan Sungnyemun — gerbang yang tadinya terjebak seperti pulau di tengah jalan raya — dan untuk pertama kalinya dalam sekitar 70 tahun, orang bisa berjalan kaki sampai ke depan gerbang.

2007 — Tumpahan minyak Taean dan 1.23 juta relawan

Pada 7 Desember, di perairan lepas Manripo, Taean, Provinsi Chungcheong Selatan, kapal tanker Hebei Spirit bertabrakan dengan rombongan tongkang derek laut dan menumpahkan 12,547 kl minyak mentah. Menurut data Kabupaten Taean yang diberitakan Aju Business Daily, 1.23 juta relawan datang membersihkan minyak dari pantai di tengah musim dingin, dan arsip kegiatan mereka masuk Daftar Regional Asia-Pasifik Memory of the World UNESCO pada 2022. Jejaknya ada di luar Seoul, di Balai Peringatan Pemulihan Tumpahan Minyak di Cheollipo, Taean (gratis, tutup hari Senin).

2008 — Kebakaran Sungnyemun, aksi lilin, dan krisis keuangan

Pada malam 10 Februari, aksi pembakaran menghanguskan seluruh paviliun atas Sungnyemun. Lantai bawah dan fondasi batunya selamat, dan restorasi rampung pada Mei 2013. Menurut Weekly Kyunghyang, chotbul jiphoe (aksi lilin) pertama yang menentang impor daging sapi AS digelar di Cheonggye Plaza pada 2 Mei dan berlanjut hingga musim panas. Pada musim gugur, di tengah krisis keuangan global, Korea dan Amerika Serikat menandatangani currency swap senilai US$30 miliar pada 30 Oktober, menurut laporan Money Today.

Di Seoul hari ini: Sungnyemun gratis dan tutup hari Senin. Gabungkan dengan kuliner Pasar Namdaemun, aturan berkunjung ke situs warisan budaya, dan untuk memahami budaya alun-alun di Korea, baca partai politik dan unjuk rasa di Korea.

📍 Buka di Naver Map

2009 — Dua mantan presiden wafat, Kim Yuna, Alun-alun Gwanghwamun

Mantan presiden Roh Moo-hyun wafat pada 23 Mei, dan pemakaman nasional (gungminjang) diselenggarakan. Mantan presiden Kim Dae-jung wafat pada 18 Agustus, dan upacara perpisahannya di depan Majelis Nasional pada 23 Agustus menjadi pemakaman kenegaraan pertama dalam 30 tahun. Sebelumnya, pada 28 Maret (waktu setempat) di Kejuaraan Dunia di Los Angeles, Kim Yuna juara dengan total 207.71 poin — perempuan pertama yang menembus 200 poin di nomor tunggal putri — dan julukan Pigyeo Yeowang (Ratu Seluncur Indah) pun melekat padanya. Pada musim gugur, flu H1N1 menyebar; menurut Munhwa Ilbo, sekitar 760,000 orang di Korea terinfeksi dan 263 orang meninggal.

Di Seoul hari ini: Pada 1 Agustus, Alun-alun Gwanghwamun dibuka tepat di tengah Sejong-daero, dan patung Raja Sejong didirikan pada tahun yang sama.

📍 Buka di Naver Map

Bisakah melihat jejak tahun 2000-an dengan jalan kaki dalam sehari?

Bisa — setengah hari pun cukup. Ikuti saja Sejong-daero dari selatan ke utara.

Rute jalan kaki: Sungnyemun → Gwanghwamun

  • Sungnyemun (dibuka 2006, terbakar 2008) — tutup hari Senin, jadi mulailah antara Selasa dan Minggu.
  • Seoul Plaza (nonton bareng 2002, dibangun 2004) — istirahat sebentar di rumput.
  • Cheonggye Plaza (restorasi 2005, aksi lilin 2008) — kamu bisa turun sampai ke tepi air.
  • Alun-alun Gwanghwamun (2009) — akhiri di patung Raja Sejong.

Sumber data