Nama stasiun subway Seoul seharusnya sederhana. Sebuah peraturan kota meminta komite penamaan untuk lebih dulu memakai nama tempat lama setempat. Kalau tidak ada, pakai nama situs bersejarah, baru setelah itu nama gedung publik yang terkenal. Kenyataannya, universitas berkampanye agar namanya dipakai untuk stasiun, warga berhasil mengganti beberapa nama, dan jalur-jalur baru datang membawa nama yang sudah dipakai jalur lama. Hasilnya: peta dengan beberapa jebakan, plus sejarah yang menarik.

Ini Bagian 1 dari seri empat bagian kami tentang subway Seoul. Bagian ini membahas stasiun-stasiun yang namanya punya cerita.

Jawaban singkatnya

  • Nama kembar: Sinchon dan Yangpyeong masing-masing merujuk ke dua stasiun terpisah. Kedua Yangpyeong ada di jaringan yang sama, tapi satu di Seoul dan satunya lagi di sebuah kabupaten di Provinsi Gyeonggi. Selalu cek jalurnya.
  • Nama yang menyesatkan: dari Stasiun Seoul Nat'l Univ. masih harus naik bus ke kampus, Taereung-ipgu bukan stasiun terdekat ke makam Taereung, dan Sangwangsimni ("Wangsimni Atas") justru berada di Hawangsimni-dong ("Wangsimni Bawah").
  • Stasiun yang berganti nama: Dongdaemun History & Culture Park memakai nama stadion sampai 2009, dan Jamsil Saenae bernama Sincheon sampai 2016.
  • Kata Korea kuno: Hangnyeoul, Nodeul, dan Ttukseom menyimpan nama tempat yang jauh lebih tua daripada kota di sekelilingnya.
🔀
Chongshin Univ. / Isu
Satu stasiun transfer, tapi namanya beda di tiap jalur.
👯
Sinchon × 2
Dua stasiun terpisah dengan nama sama dan tanpa transfer di antaranya.
🗺️
Yangpyeong × 2
Satu di Seoul, satunya lagi jauh di Provinsi Gyeonggi.
🎓
Seoul Nat'l Univ.
Untuk sampai ke kampus, kamu tetap perlu naik bus.
🏟️
Dongdaemun History & Culture Park
Dulu bernama sesuai stadion yang dibongkar pada 2007.

Kenapa ada stasiun di Seoul yang punya dua nama?

Karena universitas ingin namanya dipakai, sementara kota ingin memakai nama lingkungannya. Hasilnya adalah satu-satunya stasiun di jaringan yang namanya tergantung jalur yang kamu naiki.

1. Chongshin Univ. (Isu) / Isu — Line 4 dan 7

Di Line 4 stasiun ini bernama 총신대입구(이수) Chongshin Univ. (Isu). Jalan lewat lorong transfer ke Line 7, dan namanya berubah jadi 이수 Isu. Wikitree, situs berita Korea, pada 2018 menyebutnya satu-satunya stasiun yang namanya berbeda dari jalur ke jalur. Situs itu juga menunjukkan bahwa Chongshin University jauh lebih dekat ke Stasiun Namseong, satu stasiun dari sini di Line 7, ketimbang ke stasiun yang memakai namanya.

Latar belakangnya, yang melibatkan universitas, uang, dan sengketa panjang dengan kota, sudah kami ceritakan di panduan kenapa nama stasiun Seoul punya tambahan dalam kurung, jadi tidak kami ulang di sini. Yang penting buat traveler: Isu dan Chongshin Univ. adalah tempat yang sama, nama mana pun yang muncul di aplikasimu.

Turun dan lihat: baca papan nama stasiun di peron Line 4, lalu di peron Line 7. Satu stasiun yang sama diberi dua nama berbeda.

📍 Buka di Naver Map

Stasiun mana di Seoul yang namanya sama tapi bukan stasiun yang sama?

Sinchon, Yangpyeong, dan Noryangjin. Pada 2012, layanan berita milik Kota Seoul sendiri sudah memperingatkan bahwa masing-masing nama ini mencakup dua stasiun terpisah: Sinchon Line 2 dan Gyeongui Line, Yangpyeong Line 5 dan Jungang Line, serta Noryangjin Line 1 dan Line 9. Setidaknya Noryangjin punya jalur transfer di antara kedua bagiannya. Dua lainnya itulah yang bikin orang salah turun.

2. Sinchon — Line 2 dan Gyeongui–Jungang Line

Sinchon Line 2 adalah yang dicari sebagian besar pengunjung. Yonsei University mengarahkan tamunya ke Exit 2 dan 3. Sinchon di Gyeongui–Jungang Line adalah stasiun terpisah dengan gerbang tiketnya sendiri, di sisi Ewha dari kawasan ini, di Seodaemun-gu. Petunjuk arah Ewha Womans University bahkan mencantumkan halte bus bernama “Sinchon train station”. Meski begitu, Ewha menyarankan penumpang subway turun di Stasiun Ewha Womans Univ. di Line 2, Exit 2 dan 3, lalu berjalan 300 m.

Stasiun keretanya justru yang lebih tua. Bangunan stasiunnya yang beratap segitiga dibuka pada Desember 1920 dan merupakan cagar budaya terdaftar. Menurut pusat media Kota Seoul, bangunan ini lima tahun lebih tua daripada gedung lama Stasiun Seoul. Kami membahasnya lebih jauh di Bagian 2 seri ini.

Turun dan lihat: keluar dari stasiun Gyeongui–Jungang dan cari bangunan kecil tahun 1920 dengan atap segitiga yang curam, kini tampak mungil di samping kompleks belanja di sebelahnya.

📍 Buka di Naver Map (Line 2) 📍 Buka di Naver Map (Gyeongui–Jungang)

3. Yangpyeong — Line 5 dan Gyeongui–Jungang Line

Salah pilih yang ini lebih makan waktu. Yangpyeong Line 5 ada di Yeongdeungpo-gu, Seoul barat daya. Menurut kantor distrik, Yangpyeong-dong (楊坪) mengambil 楊 dari Yanghwajin, penyeberangan feri lama di Sungai Han di dekatnya, lalu ditambah 坪, “dataran”: desa di tanah datar dekat penyeberangan.

Yangpyeong Gyeongui–Jungang adalah stasiun utama Kabupaten Yangpyeong, di pedesaan Gyeonggi. Namanya ditulis 楊平, dan Seoul Shinmun menelusurinya ke penggabungan dua kabupaten lama, Yanggeun dan Jipyeong, pada 1908. Dalam Hangeul kedua nama ini identik, dan penutur Korea pun sering tertukar.

Turun dan lihat: kalau tujuanmu memang kabupatennya, Pasar Yangpyeong Mulmalgeun dimulai tepat di luar Stasiun Yangpyeong. Menurut Provinsi Gyeonggi, pasar lima harian di sini buka pada tanggal yang berakhiran 3 dan 8.

📍 Buka di Naver Map (Line 5, Seoul) 📍 Buka di Naver Map (Kabupaten Yangpyeong)

Supaya tidak nyasar ke stasiun kembar yang salah

  • Ketik nama jalur bersama nama stasiunnya: "신촌역 2호선" atau "양평역 5호선". Tombol Naver Map di atas sudah begitu.
  • Lihat warna jalur di kartu rute sebelum mengetuknya. Line 2 berwarna hijau, Line 5 ungu.
  • Soal kenapa kami pakai Naver Map dan bukan Google, baca kenapa Google Maps kurang andal di Korea.

Kenapa Stasiun Seoul Nat'l Univ. tidak dekat kampusnya?

Karena namanya menunjuk arah ke kampus, bukan menandai lokasinya. 입구 ipgu artinya “pintu masuk”, dan pada nama stasiun biasanya berarti “jalan menuju”. Kadang jalan menuju itu cukup panjang.

4. Seoul Nat’l Univ. — Line 2

Halaman transportasi SNU meminta pengunjung keluar lewat Exit 3 lalu naik bus kota 5511 atau 5513 atau shuttle kampus. Halaman itu juga mencantumkan dua alternatif: Stasiun Nakseongdae (Line 2) Exit 4 lalu bus lokal, dan Stasiun Gwanaksan (Seoul Nat’l Univ.) yang lebih baru di Sillim Line, Exit 1. Wikitree menyebut jarak dari stasiun ke gerbang universitas sekitar 1.8 km, atau 20–30 menit jalan kaki.

Turun dan lihat: dari Exit 3, ikuti arus mahasiswa ke halte bus lalu naik 5511 atau 5513 menembus kampus.

📍 Buka di Naver Map

5. Taereung-ipgu — Line 6 dan 7

Taereung adalah makam Ratu Munjeong, ratu ketiga Raja Jungjong. Makam ini berbagi kompleks dengan Gangneung, makam Raja Myeongjong dan Ratu Insun, dan keduanya termasuk makam kerajaan Joseon yang terdaftar di UNESCO. Tapi stasiun yang memakai namanya bukan yang terdekat. Wikitree mengukur sekitar 2.4 km dari Taereung-ipgu ke pintu masuk makam, dibandingkan sekitar 1.6 km dari Stasiun Hwarangdae di Line 6.

Nama-nama di kawasan ini pernah berpindah sebelumnya. Stasiun lama Gyeongchun Line di dekat sini dibuka sebagai Stasiun Taereung. Menurut pusat media Kota Seoul, namanya diganti menjadi Hwarangdae pada 1958, ketika Akademi Militer Korea pindah ke sini. Stasiun itu sekarang menjadi Hwarangdae Railroad Park.

Turun dan lihat: naik Line 6 satu stasiun lagi ke Hwarangdae. Taman kereta api itu sekitar 858 m dari Exit 4, dan Taereung kira-kira 15 menit jalan kaki lebih jauh. Taereung dan Gangneung (Hwarang-ro 681) buka Selasa sampai Minggu, 09:00–18:00, dan satu tiket 1,000 won berlaku untuk keduanya. Untuk makan di jalan, lihat panduan kuliner sepanjang Gyeongchun Line kami.

📍 Buka di Naver Map 📍 Buka di Naver Map (Taereung & Gangneung)

6. Seonjeongneung — Line 9 dan Suin–Bundang Line

Nama ini menggabungkan dua makam: 선릉 Seolleung, tempat Raja Seongjong dan Ratu Jeonghyeon dimakamkan, dan 정릉 Jeongneung, makam Raja Jungjong. Bersama-sama kompleks ini dikenal sebagai Seonjeongneung (宣靖陵). Stasiunnya dibuka pada 28 Maret 2015 bersama tahap kedua Line 9. Stasiun Seolleung yang lebih tua di Line 2 hanya memakai nama salah satu dari dua makam itu.

Ada jebakannya. Informasi kunjungan makam dari Pemerintah Kota Seoul sendiri menyuruh kamu memakai Stasiun Seolleung, Exit 10, yang disebut lima menit jalan kaki, bukan Stasiun Seonjeongneung. Seoul juga punya Jeongneung kedua: makam Ratu Sindeok (貞陵) di Seongbuk-gu, di sisi lain kota.

Turun dan lihat: susuri jalan setapak berpohon di antara kedua makam. Rasanya jauh sekali dari Teheran-ro, padahal gedung-gedung kantor ada tepat di luar temboknya.

📍 Buka di Naver Map 📍 Buka di Naver Map (kompleks makam)

7. Sangwangsimni — Line 2

상왕십리 Sangwangsimni berarti “Wangsimni Atas”. Pusat media Kota Seoul menunjukkan bahwa stasiun ini sebenarnya berada di Hawangsimni-dong, “Wangsimni Bawah”.

Nama Wangsimni (往十里) punya legenda. Ketika biksu Muhak mencari lokasi untuk ibu kota baru Joseon, konon seorang kakek berkata kepadanya, “jalanlah sepuluh ri lagi ke arah barat laut.” Wang-sim-ni secara harfiah berarti “pergi sepuluh ri”. Ceritanya, tempat yang ia temukan dengan cara itu kemudian menjadi Seoul.

Turun dan lihat: perhatikan papan alamat di gedung-gedung dekat pintu keluar. Tertulis Hawangsimni-dong, bukan Sangwangsimni-dong.

📍 Buka di Naver Map

Sekilas soal stasiun bernama universitas

  • Konkuk Univ. (Line 2/7) dibuka dengan nama 화양 Hwayang, sesuai nama lingkungannya, lalu diganti atas permintaan universitas dan mahasiswanya, menurut pusat media Kota Seoul. Lihat panduan kuliner Konkuk–Hwayang kami.
  • Hanyang Univ. (Line 2) adalah pengecualian di jalurnya. Berbeda dengan stasiun Konkuk Univ., Seoul Nat'l Univ., dan Hongik Univ., namanya tidak memakai ipgu ("pintu masuk").
  • Nama dalam kurung seperti "(Isu)" adalah sistem tersendiri, sebagian di antaranya berbayar. Itu topik panduan nama sponsor kami.

Stasiun subway Seoul mana saja yang pernah ganti nama?

Banyak. Tiga di bawah ini yang paling mungkin kamu temui dengan nama lamanya, entah di peta lama, buku panduan, atau arahan sopir taksi.

8. Jamsil Saenae (dulu Sincheon) — Line 2

Sampai 2016 stasiun ini bernama Sincheon (신천). Di peta Line 2, nama itu hanya beda satu vokal dari Sinchon (신촌) di jalur yang sama. Seoul Shinmun melaporkan bahwa komite penamaan kota menyetujui perubahan itu pada Oktober 2015, dengan alasan sering tertukar dengan Sinchon dan karena stasiunnya tidak berada di Sincheon-dong. Nama barunya, 새내 saenae, adalah bentuk Korea asli dari makna yang sama. Pusat media Kota Seoul menjelaskan bahwa Sincheon berarti “sungai baru”, alur yang terbuka saat Sungai Han bercabang.

Weekly Kyunghyang menambahkan satu detail lagi. Secara hukum, kawasan stasiun ini adalah Jamsilbon-dong, sementara Sincheon-dong ada di seberang Songpa-daero. Menurut majalah itu, nama Sincheon datang bersama warga yang pindah ke sini ketika desa tepi sungai lama di Pulau Jamsil digusur.

Turun dan lihat: gang-gang penuh bar dan rumah makan murah di sekitar stasiun, serta Pasar Saemaul yang lama, yang menurut Weekly Kyunghyang berasal dari masa kedatangan warga itu.

📍 Buka di Naver Map

9. Jamsillaru (dulu Seongnae) — Line 2

Dua stasiun dari sana, Seongnae berganti menjadi Jamsillaru pada 2010. Seoul menjelaskan 나루 naru sebagai dermaga penyeberangan, dan nama ini menandai penyeberangan lama di Sungai Han. Anehnya, menurut deskripsi Seoul sendiri, Stasiun Jamsillaru berdiri di Sincheon-dong. Jadi nama lama kawasan ini akhirnya tidak dipakai di stasiun mana pun di sekitarnya.

Turun dan lihat: cari naru di bagian lain peta. Yeouinaru dan Gwangnaru di Line 5 juga dinamai dari dermaga penyeberangan lama.

📍 Buka di Naver Map

10. Dongdaemun History & Culture Park — Line 2, 4 dan 5

Stasiun ini sudah tiga kali berganti nama, masing-masing sesuai apa yang berdiri di lokasi itu pada masanya:

Pembersihan lahan memperlihatkan pintu air Igansumun dan sisa-sisa Hadogam, pos militer Joseon. Keduanya kini dipamerkan di taman. Bagian 2 membahas detail temuan di bawah tanah itu.

Turun dan lihat: Dongdaemun Stadium Memorial dan Dongdaemun History Museum di dalam taman. Keduanya gratis dan buka 10:00–18:00, tutup hari Senin.

📍 Buka di Naver Map

11. Chungjeongno — Line 2 dan 5

Ini nama jalan yang dikembalikan. Pada masa pendudukan Jepang kawasan ini disebut Takezoe-machi (竹添町, dalam bahasa Korea Jukcheom-jeong), dari nama diplomat Jepang Takezoe Shin’ichirō. Pada 1946 namanya diganti untuk menghormati Min Yeong-hwan (1861–1905), yang mengakhiri hidupnya sebagai protes terhadap Perjanjian Eulsa 1905. Gelar anumertanya adalah Chungjeong-gong, dan jalan itu menjadi 충정로 Chungjeong-ro.

Turun dan lihat: patung Min Yeong-hwan di dekat stasiun, titik awal “rute jalan kaki 1” Seodaemun-gu. Ahyeon, stasiun berikutnya ke arah Sinchon, punya kisah namanya sendiri, yang kami ceritakan di panduan kuliner Ahyeon.

📍 Buka di Naver Map

Nama yang batal dipakai

Ketika Seoul mengumumkan nama stasiun-stasiun pertama Line 9 pada 1 Mei 2008, setelah dengar pendapat warga dan jajak pendapat online, daftarnya memuat 서릿개 Seoritgae. Kini stasiun itu bernama Gubanpo. Daftar yang sama juga memuat Yongwangsan, yang sekarang bernama Sinmokdong. Nama yang sudah diumumkan belum tentu muncul di papan stasiun.


Nama stasiun Seoul mana yang berasal dari kata Korea kuno?

Pada 2014, Seoul menghitung ada 29 dari 302 stasiun subway yang namanya sepenuhnya atau sebagian berupa kata Korea asli, bukan kata serapan Sino-Korea. Banyak di antaranya lebih tua daripada apa pun di lingkungan sekitarnya.

12. Hangnyeoul — Line 3

학여울 Hangnyeoul menggabungkan 학 (鶴, bangau) dengan 여울 yeoul, kata Korea asli untuk bagian sungai yang arusnya deras. Menurut Seoul, burung kuntul dulu berkumpul di dekat Daechi-dong, tempat bertemunya Sungai Tancheon dan Yangjaecheon, dan titik ini tercatat sebagai 학탄 (鶴灘, “jeram bangau”) di peta Daedongyeojido abad ke-19. Stasiunnya memakai bentuk Korea dari nama tersebut.

Turun dan lihat: keluar dari Exit 1 dan berjalan sekitar 400 m menyusuri Yangjaecheon sampai ke titik pertemuan sungainya. Di sana ada pusat pengunjung, dan jalur tepi sungai berlanjut sampai Sungai Han.

📍 Buka di Naver Map

13. Nodeul — Line 9

노들 Nodeul adalah nama Korea asli untuk Noryangjin ketika tempat ini masih berupa tepian sungai penuh pohon dedalu dan burung kuntul yang berjalan di air dangkal. Kini nama itu dipakai sebuah stasiun Line 9 dan pulau di tengah Sungai Han.

Turun dan lihat: Pulau Nodeul, sekitar delapan menit jalan kaki dari Exit 2. Area luar ruangnya buka sepanjang waktu, sedangkan venue dalam ruangnya tutup hari Senin. Pulau ini berada di bawah Jembatan Hangang, yang dibahas di panduan jembatan Sungai Han kami.

📍 Buka di Naver Map

14. Ttukseom — Line 2

Namanya terlihat seperti berarti “Pulau Tanggul”, tapi Seoul memberi asal-usul lain. Pada masa Joseon, tentara mengibarkan 둑기 dukgi, panji militer besar (纛), di sini saat pasukan berangkat, dan tempat ini disebut Dukdo (纛島). Bagian keduanya, seom (“pulau”), berasal dari air yang mengelilinginya di tiga sisi.

Ini jebakannya. Ttukseom Hangang Park tidak berada di Stasiun Ttukseom. Kantor taman Sungai Han milik Seoul mengarahkan pengunjung ke Stasiun Jayang di Line 7, Exit 2 dan 3, satu menit dari taman. Stasiun Jayang sendiri bernama Ttukseom Resort sampai Februari 2024, seperti dicatat di panduan stasiun tercantik kami.

Turun dan lihat: Pasar Ttukdo di dekat stasiun, yang masih memakai bentuk lama nama “Ttukdo”, dan Seoul Forest tak jauh di baliknya. Keduanya ada di panduan Seoul Forest–Ttukseom kami.

📍 Buka di Naver Map

Daftar 2014 yang sama juga memuat Madeul (Line 7), yang oleh Seoul dikaitkan dengan kuda yang dipelihara di ladang atau dengan kata kuno untuk ladang rami, dan Aeogae (Line 5), “bukit si anak”.


Rangkuman cepat: ke-14 stasiun

🚇 Kisah nama stasiun subway Seoul sekilas

#StasiunKoreaJalurKisah namanyaTurun untuk
1Chongshin Univ. / Isu총신대입구 / 이수4, 7Stasiun sama, nama beda di tiap jalurBandingkan papan nama di peron
2Sinchon (×2)신촌2; Gyeongui–JungangDua stasiun terpisah, tanpa transferBangunan Stasiun Sinchon 1920
3Yangpyeong (×2)양평5; Gyeongui–Jungang楊坪 di Seoul vs kabupaten 楊平 di GyeonggiPasar lima harian di stasiun kabupaten
4Seoul Nat’l Univ.서울대입구2“Pintu masuk” tetap berarti naik busBus 5511 dan 5513 ke kampus
5Taereung-ipgu태릉입구6, 7Hwarangdae lebih dekat ke makamTaereung dan Gangneung lewat Hwarangdae
6Seonjeongneung선정릉9, Suin–BundangDua makam kerajaan dalam satu namaMakam Seolleung dan Jeongneung
7Sangwangsimni상왕십리2Stasiun “Atas” ada di Wangsimni “Bawah”Legenda “pergi sepuluh ri” Muhak
8Jamsil Saenae잠실새내2Bernama Sincheon sampai 2016; terlalu mirip SinchonPasar Saemaul dan gang bar
9Jamsillaru잠실나루2Bernama Seongnae sampai 2010; dermaga penyeberanganNama-nama “naru” lainnya
10Dongdaemun History & Culture Park동대문역사문화공원2, 4, 5Seoul Stadium, lalu Dongdaemun Stadium, ganti nama 2009Stadium Memorial dan History Museum
11Chungjeongno충정로2, 5Gelar Min Yeong-hwan menggantikan nama kolonial pada 1946Patung Min Yeong-hwan
12Hangnyeoul학여울3Bangau plus jeram, 鶴灘 di peta lamaPertemuan Yangjaecheon dan Tancheon
13Nodeul노들9Nama Korea asli lama untuk NoryangjinPulau Nodeul
14Ttukseom뚝섬2Panji tentara Joseon (纛)Pasar Ttukdo dan Seoul Forest

Sumber data

  • Pemerintah Kota Seoul, nama stasiun berbahasa Korea asli dan aturan penamaan (Hari Hangeul 2014) — https://news.seoul.go.kr/traffic/archives/19554
  • Seoul Metropolitan Media Hub, stasiun bernama sama (2012-01-17) — https://mediahub.seoul.go.kr/archives/168506
  • Seoul Metropolitan Media Hub, kisah nama stasiun Line 2: Sangwangsimni, Wangsimni, Konkuk, Hanyang, Dongdaemun, Jamsillaru, Jamsil Saenae, Ttukseom (2026-08-26) — https://mediahub.seoul.go.kr/archives/2019187
  • Seoul Metropolitan Media Hub, Chungjeongno dan Ahyeon (2026-09-23) — https://mediahub.seoul.go.kr/archives/2019486
  • Seoul Metropolitan Media Hub, pengumuman nama stasiun Line 9 (2008-05-01) — https://mediahub.seoul.go.kr/archives/159857
  • Pemerintah Kota Seoul, pembukaan tahap 2 Line 9 (Seonjeongneung) — https://news.seoul.go.kr/citybuild/archives/229728
  • Seoul Metropolitan Media Hub, bangunan lama Stasiun Sinchon (2013) — https://mediahub.seoul.go.kr/archives/183057
  • Yonsei University, petunjuk arah — https://www.yonsei.ac.kr/sc/502/subview.do
  • Ewha Womans University, petunjuk arah — https://www.ewha.ac.kr/ewha/intro/location.do
  • Kantor Distrik Yeongdeungpo-gu, asal-usul nama Yangpyeong-dong — https://www.ydp.go.kr/www/contents.do?key=3066
  • Seoul Shinmun (2015-12-24), nama Kabupaten Yangpyeong — https://www.seoul.co.kr/news/2015/12/24/20151224016004
  • Provinsi Gyeonggi, Pasar Yangpyeong Mulmalgeun (2024-03) — https://www.gg.go.kr/myggd/vol177/sub3_2.html
  • Seoul National University, transportasi umum ke kampus Gwanak — https://www.snu.ac.kr/about/gwanak/transportation/public
  • Wikitree (2018-11-16), nama stasiun yang menyesatkan — https://www.wikitree.co.kr/articles/382651
  • Seoul Metropolitan Media Hub, makam kerajaan yang bisa dicapai dengan subway — https://mediahub.seoul.go.kr/archives/2009330
  • Seoul Metropolitan Media Hub, jalur hutan Taereung–Gangneung dan Hwarangdae Railroad Park (2026-06-01) — https://mediahub.seoul.go.kr/archives/2018325
  • Seoul Metropolitan Media Hub, Seolleung dan Jeongneung — https://mediahub.seoul.go.kr/archives/2002081 dan https://mediahub.seoul.go.kr/archives/2013539
  • Seoul Shinmun (2015-10-19), Sincheon berganti nama menjadi Jamsil Saenae — https://m.go.seoul.co.kr/news/2015/10/19/20151019500409
  • Weekly Kyunghyang (2021-12-17), Jamsilbon-dong dan nama Sincheon — https://weekly.khan.co.kr/article/202112171323091
  • Seoul Metropolitan Media Hub, pembongkaran Dongdaemun Stadium (2007-12-18) — https://mediahub.seoul.go.kr/archives/170180
  • Seoul Metropolitan Media Hub, Dongdaemun History & Culture Park (2022) — https://mediahub.seoul.go.kr/archives/2006245
  • Seoul Metropolitan Media Hub, rute jalan kaki Seodaemun 1 (2025-04-03) — https://mediahub.seoul.go.kr/archives/2013935
  • Seoul Metropolitan Media Hub, jalan kaki Yangjaecheon–Tancheon dari Hangnyeoul (2021) — https://mediahub.seoul.go.kr/archives/1277398
  • Seoul Metropolitan Media Hub, panduan pengunjung Pulau Nodeul — https://mediahub.seoul.go.kr/archives/2009041
  • Seoul Future Hangang Headquarters, petunjuk arah ke Ttukseom Hangang Park — https://hangang.seoul.go.kr/www/contents/656.do?mid=452